Gunung Sinabung Kembali Bergejolak

Share it:
TEKS FOTO: Gunung Sinabung kembali erupsi Selasa Pagi. *hariancentral.com-proklamasi ginting

TANAH KARO-hariancentral.com: Gunung  Sinabung di Karo, dalam Status Awas (Level IV) pada Selasa(17/01) kembali erupsi menyemburkan debu vulkanik keatas langit  serta meluncurkan Awan Panas Guguran kearah  Tenggara Timur.

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi  Dr Ir  Kasbani MSc melalui,  Derri petugas Pos  Pengamatan Gunung Api Sinabung di Desa Ndokum Siroga Simpang Empat menjelaskan, 
Sejak Selasa pagi  Gunung Sinabung tercatat 3 kali erupsi dan meluncurkan awan panas guguran.

Pada  pukul 00 : 00-01:46 WIB terjadi erupsi dan tidak teramati karena cuaca kabut. Kemudian pukul 00:00-06.27 WIB Sinabung kembali erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 3000 meter keatas langit. Selanjutnya pukul 00 :08.31 WIB, erupsi terjadi lagi dengan tinggi kolom abu 2100 meter dan  disertai dengan luncuran awan panas dengan jarak luncur sejauh 2000 meter kearah Tenggara Timur.

Menurut Derri, erupsi eksplosif masih berpotensi terjadi, namun ancamannya terbatas pada radius lebih kurang 3 kilometer. Ancaman hujan abu lebat dapat mencapai lebih dari 3 kilometer, tergantung arah dan kekuatan angin. Awan panas guguran dan guguran lava yang berasal dari kubah lava serta alirn lava berpotensi mengancam sektor  Selatan Tenggara sejauh 7 kilometer dan sektor Tenggara Timur sejauh 6 kilometer.  

Aktivitas pada lubang tembusan fumarola baru di lereng Utara (Lau Kawar) masih berlangsung. Longsor berpotensi terjadi di sekitar lembah dan aliran sungai di lereng bagian Utara akibat pelapukan dan erosi yang memperlemah kestabilan lereng.

Disinggung masalah Gempa   5,6 SR  dengan lokasi Kabupaten Deli Serdang   Sumatera Utara, yang terjadi semalam, apakah ada  mempengaruhi  peningkatan aktivitas Gunung Sinabung?, "Derri menjelaskan,  hingga saat ini belum ada mempengaruhi peningkatan aktivitas gunung Sinabung," ungkapnya. *PRO



Share it:

daerah

NEWS

RAGAM

Post A Comment:

0 comments: