Curi Alat Mesin Meubell, Kuli Bangunan Ditangkap Polisi

Share it:
TEKS FOTO: Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi AKP MT Sagala didampingi Kanit Reskrim Polsek Padang Hilir Ipda Berlin Tarigan mengapit tersangka Arif Idham Syahfitra alias Arif, pelaku pencurian peralatan meubel.


TEBINGTINGGI-hariancentral.com: Arif Idham Syahfitra alias Arif (25), warga Jalan Kenari Kelurahan Deblot Sundoro Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan petugas Polsek Padang Hilir  Tebingtinggi, karena terbukti melakukan pencurian alat-alat mesin meubel milik Darwin (28), pengusaha meubel yang juga masih bertetangga dengan tersangka.

Kapolsek Padang Hilir, AKP Daryani melalui Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi AKP MT Sagala didampingi Kanit Reskrim Polsek Padang Hilir Ipda Berlin Tarigan kepada wartawan, Kamis (19/1) mengatakan jika penangkapan terhadap tersangka Arif dilakukan pada Senin malam (16/1) saat tersangka sedang berada di salah satu warnet yang berada di Jalan Sutoyo Kota Tebingtinggi.

Sebelumnya, Senin (9/1) malam lalu, tersangka Arif telah melakukan pencurian barang berupa 1 unit mesin Bor, 1 unit mesin Ketam, 1 unit mesin Gergaji Potong dan 1 unit mesin Roter serta satu potong baju kaos warna orange di gudang meubel milik korban Darwin, yang berada tidak jauh dari kediaman tersangka. 

"Barang-barang curian tersebut selanjutnya dijual kepada Budi, warga Sektor V Desa Paya Pinang dengan harga Rp 650 ribu rupiah,"  terang AKP MT Sagala.

Terungkapnya pelaku pencurian diketahui dari salah seorang warga sekitar yang bernama Iskandar, kepada korban mengakui bahwa dirinya sempat melihat tersangka Arif berada di sekitar gudang meubel milik korban pada malam sebelum kejadian. 

“Korban yang telah membuat laporan atas kejadian pencurian tersebut kemudian memberitahukan informasi yang diterimanya kepada petugas hingga akhirnya tersangka berhasil diamankan,”  ungkap Sagala.

Pria lajang yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan itu kepada petugas saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Padang Hilir mengaku jika pencurian tersebut dilakukannya karena tidak memiliki uang untuk menebus HP Android miliknya yang telah digadaikan kepada seorang temannya sebesar Rp 300 ribu.

Akibat dari perbuatannya, tersangka kini telah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Padang Hilir dan tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. 

“Tersangka dan barang bukti telah diamankan Mapolsek Padang Hilir,"  tegas Kasubbag Humas AKP MT Sagala. *RED

Share it:

daerah

Kriminal

NEWS

Post A Comment:

0 comments:

Iklan Layanan Masyrakat

MEDAN-hariancentral.com