TEKS FOTO: BUMDes Lau Nabar Simalem Dengan Usaha Ternak Babi. *hariancentral.com-proklamasi ginting. 

TANAH KARO-hariancentral.com: Sesuai dengan  Perda Kabupaten Karo Nomor 06 Tahun 2016 tentang   Pendirian, Pengurusan, Pengelolaan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

BUMDes adalah  Badan Usaha yang seluruh atau sebagian dasar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan  secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola asset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa.

Untuk itu, di desa Kutabuluh Gugung Kecamatan Kutabuluh telah terbentuk dan berdiri BUMDes Lau Nabar Simalem  melalui musyawarah desa, yang melibatkan  Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa dan Unsur Masyarakat.

Kepala Desa Kutabuluh  Gugung Sempurna Sembiring didampingi Sekdes Sadarta Perangin-angin Rabu (25/1) kepada hariancentral.com menjelaskan, adapun BUMDes di desa Kutabuluh Gugung antara lain, Usaha Ternak Babi sebanyak 12 ekor,  Simpan Pinjam Usaha Peningkatan Penghasilan Keluarga (UP2K) 23 juta,  Usaha Ekonomi Simpan Pinjam(UESP) 16 juta, Simpan Pinjam Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP)/Gapoktan  210 juta, Unit Usaha Air Minum Desa 1 juta, Dapur Umum dan Balai Desa 12 juta dan lainnya.

Menurutnya, Sistem Pendapatan dan Pembagian Hasil yaitu 20 persen untuk Kas Desa, 20 persen untuk penumpukan modal, 35 persen untuk  Intensif,   7 persen untuk Kepala Desa,  3 persen untuk Badan Pegawai BUMDes, 5 persen untuk pendidikan dan pelatihan BUMDes, 5 persen untuk Sosial dan 5 persen untuk Rapat pengawas  BUMDes tiap tahunnya.

BUMDes telah berjalan selama satu tahun, seperti  kegiatan pemasangan pipa untuk 75 KK  dari 167 KK warga Kutabuluh Gugung yang dinamai dengan Pam Simas. 

Penyediaan air minum  Sanitasi berbasis masyarakat dengan dana dari Provinsi sebesar 350 juta dengan Permendes APBN 2017 sebesar 245 juta,  APBDes  KGB  2017 sebesar 35 juta, INKES (Swadaya masyarakat)  sebesar 14 juta, bantuan masyarakat ditambah Gotong royong/sumbangan  masyarakat sebesar 56 juta dan  6 unit  usaha ternak  sebesar 41 juta.

Masih katanya,  untuk kedepannya BUMDes Lau Nabar berencana menambah Unit Usaha Ternak Lele, Usaha Air Minum ,  Usaha Batu Dolomit dan penggabungan BUMDes dari beberapa desa di Kecamatan Kutabuluh. 

Dengan demikian BUMDes dapat berkembang untuk lebih maju sesuai dengan tujuannya, meningkatkan  perekonomian desa,  mengoptimalkan asset desa agar bermanfaat untuk kesejahteraan desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa, mengembangkan rencana kerjasama usaha antar desa dan atau dengan pihak ketiga, menciptakan peluang dan jaringan pasar yang mendukung kebutuhan layanan umum warga, membuka lapangan kerja dan lain sebagainya.

Adapun  pengurus   BUMDes Lau Nabar Simalem, Manager   Edi Malpin Perangin-angin SKom, Sekretaris Esterlina br Perangin-angin SPd, Bendahara  Melly Santa Hoki br Perangin-angin SPd dan dilengkapi dengan pengurus tiap jenis  usaha BUMDes. *PRO



Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: