Skip to main content

PNS Asal Aceh Ditemukan Tewas di Asrama STPP Medan

MEDAN-hariancentral.com: Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kantor Camat Gayo Lues, Aceh, Ali Muhammad (31) ditemukan tewas di Unit Asrama Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan, Selasa (20/12/2016) pagi.

Belum diketahui pasti penyebab kematian mahasiswa STPP, Jalan Gatot Subroto KM 10,5 Medan tersebut. Namun sebelum meninggal, Ali sempat mengeluh sakit pada bagian lambungnya.

“Orang pertama yang mengetahui dia (Ali) meninggal adalah dua teman kuliahnya Jemaan (35), PNS Kantor Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gayo Lues serta Sapri Handayani (35), PNS Kantor Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Aceh Singkil,” kata Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SIK di TKP.

Menurut pengakuan kedua saksi, sambung Daniel, mereka mengetahui temannya itu meninggal dunia sekira pukul 07.00 WIB, pagi tadi, Selasa (20/12), namun baru dilaporkan ke Polsek Sunggal sekira pukul 08.30 WIB.

“Sekira pukul 07.00 WIB, kedua saksi bermaksud membangunkan korban. Namun setelah dilihat, korban sudah dalam kondisi meninggal. Lalu kedua saksi memberitahukan kematian korban kepada teman-teman kampus termasuk para dosen di STPP,” terang Daniel.

Sebelum ditemukan meninggal, tambah Daniel, malam harinya korban masih sempat mengikuti peringatan maulid. Setelah itu, sekira pukul 24.00 WIB, korban tidur di asramanya.

“Menurut keterangan para saksi, korban ini sering mengeluh sakit pada bagian lambungnya. Kita bermaksut mengotopsi jasad korban untuk mengetahui penyebab kematian, namun keluarga tidak bersedia.

Pihak keluarga mengirim pesan singkat (SMS) kepada rekan-rekan kerja termasuk pihak STPP untuk tidak dilakukan otopsi. Kita sudah buatkan surat pernyataan penolakan otopsi,” ujar Daniel.  *MRH


TEKS FOTO: PNS Asal Aceh, Ali Muhammad Ditemukan Tewas Di Unit Asrama Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan
Attachments area

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…