Pemerintahan Desa Tanjung Merawa Gelar Sosialisasi Narkoba

Share it:
KARO-hariancentral.com: Penyalahgunaan bahaya Narkoba saat ini sudah sangat rawan, baik di kota maupun ditingkat desa. Bahaya Narkoba  sudah  mengancam merusak para Generasi Penerus Bangsa, terutama para pelajar sudah banyak yang terlibat dalam  penyalahgunaan Narkoba.

Pemerintahan desa Tanjung Merawa melakasanakan sosialisasi pencegahan Narkoba dikalangan Pemuda serta Pelajar melalui Olah Raga Kamis (15/12) pukul 9.00 WIB di Losd Desa Tanjung Merawa Kecamatan Tiganderket.

Pelaksanaan sosialisasi ini terlaksana atas Anggaran Dana Desa 2016 sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja Desa hasil musyawarah  bersama masyarakat melalui Musrenbang desa sebelumnya. 

Acara ini turut hadir Pj. Kades Tanjung Merawa Emita br Pelawi, Perangkat Desa, TPK, Bendahara Desa, Ketua BPD, Karang Taruna, Pelajar SMP dan SMA serta masyarakat.

Nara Sumber pada sosialisasi ini, Camat Tiganderket diwakili Zainal Aswat STTP, Kapolsek Payung diwakili Aiptu Wandi Bangun, Kepala Puskesmas Tiganderket dr Dedy Antoni Pinem.

Dedy Antoni Pinem dalam pengarahannya menjelaskan, Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Psikotropika dan bahan Adiktif berbahaya lainnya. Narkoba adalah  bahan/zat yang jika dimasukkan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikkan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan,dan prilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (Adiksi) fisik dan psikologis.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menibulkan ketergantungan.

Menurutnya, dari efeknya, Narkoba bisa dibedakan menjadi tiga yakni Pertama,  Depresan, yaitu  menekan sitem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa memmbuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis Narkoba Depresan antara lain, opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang popular sekarang adalah Putaw.

Kedua, Stimulan merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan  serta kesadaran. Jenis Stimulan adalah Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi. 

Ketiga, Halusinogen efek utamanya adalah  mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal  dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada juga yang diramu di laboratorium seperti LSD.  Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.

Penyalahgunaan Narkoba kebanyakan zat dalan narkoba sebenarnya digunakan untuk pengobatan dan penelitian.  Tetapi karena brbagai alasan, mulai dari keinginan untuk coba-coba, ikut trend/gaya, lambing status sosial,ingin melupakan persoalan dan lain-lain, maka  narkoba kemudian disalahgunakan. Penggunaan terus-menerus dan berlanjut  akan menyebabkan ketergantungan atau depedensi, disebut juga kecanduan.

Dia menambahkan, Dampak Penyalahgunaan Narkoba antara lain, dampak fisik adalah gangguan pada system syaraf (neurologis)  sperti kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi. Dampak psikis adalah lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah. "Dampak sosial adalah  gangguan mental, anti sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan," ungkapnya.

Sementara itu, Pj. Kades Tanjung Merawa Emita br Pelawi menyerahkan peralatan Olah Raga kepada   Karang Taruna, Pelajar berupa bola volley serta net untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba. Karena dengan adanya kegiatan Olah Raga, mudah-mudahan para Karang Taruna,  Pelajar dapat menjauhi penyalahgunaan Narkoba. "Dengan adanya kegiatan olah raga, mereka tidak lagi mengingat Narkoba yang dapat merusak para Generasi Penerus Bangsa," kata Emita br Pelawi. *PRO



Teks Foto: Sosialisasi Pencegahan Narkoba di desa Tanjung Merawa. *hariancentral.com-proklamasi ginting
Share it:

daerah

Kolom SKPD

Narkoba

NEWS

Post A Comment:

0 comments: