Pelajar SMA Negeri 2 Tebingtinggi Dilatih Berwirausaha

Share it:
TEKS FOTO: Pelajar SMA Negeri 2 Kota Tebingtinggi laksanakan Bazar Kewirausahaan dengan memamerkan hasil kreatifitas siswa dalam mengolah berbagai produk makanan.


TEBINGTINGGI-hariancentral.com: Pembagian rapor pelajar di SMA Negeri 2 Kota Tebingtinggi diwarnai dengan Bazar Kewirausahaan yang digelar di halaman kompleks sekolah, Jumat (23/12). Berbagai hasil kreatifitas siswa dalam mengolah berbagai produk makanan, minuman dan barang kebutuhan rumah tangga ditampilkan pada kegiatan Bazar Kewirausahaan yang berlangsung sejak Kamis (22/12) tersebut.
Bazar Kewirausahaan yang diikuti oleh khusus pelajar Kelas X tersebut terdiri dari 60 kelompok yang berasal dari 12 kelas, dimana masing-masing kelas dibagi menjadi lima  kelompok wirausaha. Berbagai jenis hasil kreativitas dan produksi makanan dan bahan kebutuhan rumah tangga yang ditampilkan para pelajar SMA Negeri 2 Tebingtinggi, seperti aneka makanan ringan, sabun cair dan pewangi pakaian, hasil-hasil prakarya dan kerajinan tangan, lukisan dan bermacam budi daya tanaman.
Kepala SMA Negeri 2 Kota Tebingtinggi Paino SPd MSi berharap kegiatan Bazar Kewirausahaan itu dapat meningkatkan kreativitas, inovasi dan karakter wirausaha siswa disekolah tersebut. “Melalui bazar kewirausahaan ini diharapkan para siswa SMA Negeri 2 Tebingtinggi mampu mengembangkan minat dan kemampuan mereka selain dibidang akademik di kelas, juga bakat berwirausaha dengan basis ilmu pengetahuan yang mereka miliki,” ujar Paino.
Menurut Penanggungjawab Program Pembinaan Kewirausahaan SMA Negeri 2 Tebingtinggi Evi Maulissa SPd, pembinaan kewirausahaan siswa SMA ini merupakan program dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah. 

Dalam kegiatan tersebut, guru kewirausahaan dan wali kelas sifatnya hanya sebagai pembimbing dan pengarah sedangkan siswa-siswi sebagai pelaku usaha untuk pengembangan jiwa kewirausahaan mereka. Untuk pendanaannya dibiayai melalui program kewirausahaan yakni masing-masing kelompok diberikan dana sebesar Rp 1.100.000 sebagai modal awal sedangkan keuntungannya diberikan kepada masing-masing kelompok untuk dikelola. 

Melalui kegiatan tersebut juga diharapkan para siswa mampu menunjukkan perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam berkarya prakarya, mampu mendesain produk, mampu membuat dan mengolah karya, mampu menyajikan pengalaman berwirausaha, mampu mencipta, mengolah dan mempraktekkan karya juga mampu menyajikan dan mengevaluasi usaha. *RED

Share it:

daerah

NEWS

Pendidikan

RAGAM

Post A Comment:

0 comments:

Iklan Layanan Masyarakat

MEDAN-hariancentral,com