Skip to main content

LPPM USU Serahkan Bantuan Bagi Pengungsi Sinabung

KARO-hariancentral.com: Tim Lembaga Pemberdayaan dan Pelayanan pada Masyarakat (LPPM) USU menyerahkan bantuan ke pengungsi Sinabung, secara simbolis dilakukan di Gedung  Jambur  Pemkab Karo Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo di Kabanjahe Selasa (6/12).


Penyerahan bantuan kepada warga pengungsi Sinabung, yang diwakili warga asal desa Mardinding  Kecamatan  Tiganderket yang diterima langsung masing-masing  Koordinator maupun Panitia  Posko Gudang Konco Terong Peren.  Adapun bantuan yang diserahkan berupa, susu dan biskuit, perlengkapan personal hygiene berupa odol dan pasta gigi sebanyak 300 paket. Pemberian unit pengolah air minum sebanyak 250 unit.

Menurut ketua LPPM Prof. Dr. Tulus Vor, Dipl, Math, MSi, Phd, Rencananya, bantuan juga akan disalurkan ke warga desa terdampak lainnya yakni desa Naman Kecamatan Naman Teran, desa Payung Kecamatan Payung, desa Mardinding (posko konco) Kecamatan Tiga Nderket, desa Kuta Tengah (posko ndokum siroga) Kecamatan Simpang Empat.

Untuk masing-masing desa akan diserahkan Mesin pengolah biji Kopi sebanyak 5 unit. Selanjutnya, Beras 14.655 ton dan bibit.13 ribu batang kopi ateng akan disuplay untuk warga pengungsi tersebut.

Dalam paparannya Prof. Dr. Tulus Vor Dipl Math MSi Phd, dirinya bersama tim Personal higine dan kebersihan, status gizi untuk anak. Merencanakan penyuluhan dan sebelumnya telah dilaksankan semenjak  22 Nopember dan demikian juga terkait sarana air limbah yang kurang baik.

Lanjutnya, keberadaan LPPM USU di Karo adalah bentuk kepeduliannya terkait penanganan situasi Gunung Api Sinabung yang berjalan semenjak hampir 6 tahun lamanya. Dalam kegiatannya dari LPPM USU sendiri memiliki 7 program dan pada saat ini sedang berlangsung. Dua dari ketujuh program tersebut adalah penanganan pengungsi Sinabung, dan kegiatannya terbagi 2 Tim. Untuk ‘Tim Gunung Api’ didalamnya meliputi bimbingan belajar kemudian kesehatan masyarakat dan pengembangan Hidroponik.

Tim ‘lively good’ meliputi kegiatan yang direncakan adalah memberikan pelatihan-pelatihan, penyuluhan-penyuluhan dan bantuan. Untuk kegiatan kali ini inisiatif tim sendiri dari bagian tim kesehatan masyarakat (kesmas) dan Bimbingan belajar (bimbel) juga turut memberikan bantuan ke siswa pengungsi.

Bupati Karo dalam sambutannya yang diwakili asisten III Andareasta Tarigan mengapresiasi kegiatan LPPM USU. “dengan seluruh rangkaian kegiatan menambah dukungan dalam penanganan pengungsi Sinabung dan tentunya memberi spirit bagi masyarakat bahwa kita tidak sendiri. Meski ada kejenuhan tetap kita berikan apresiasi. Pemerintah Kabupaten Karo sangat berharap, dengan memprioritaskan kebutuhan pokok termasuk dalam hal ini kesehatan, dan sengat sangat bangga dalam situasi prihatin pun kita dapat bersatu," katanya.

Turut hadir dalam kegiatan, Prof. Dr. Tulus Vor Dipl Math MSi Phd, Dr Dra Irnawati Marsaulina MS, Dr dr Taufik Ashar MKM, Dr Surya Dharma MPH,  Drs Tukiman MKes, Drs Alam Bakti Keloko MKes, Nursiah Siahaan SH, Drs Eddy Syahrial MS, Dhani Syahputra Bukit SKM, Nuzuliati SE MSi, Petti Siti Fatimah SKM MKes, Putri Ramadhani SKM MKes, Nur Muhammad SKM, Yuni Marsela Tarigan SKM, Naisya Vitianoza SKM, dan Ina Muliani Harahap SKM, assisten III Bupati Karo, 

Kadis Kesehatan Karo Dr. Johanis Sitepu, Kepala Puskesmas Tiganderket dr Dedy Antoni Pinem, Kepala Puskesmas Payung dr Freddy Sitepu, Kepala Puskesmas Singa dr Lenni br Sinulingga. *PRO 



Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…