MEDAN-hariancentral.com: Setelah sempat buron selama dua hari, Dedi Saputra (24) warga Jalan Panci Nomor 50, Kel Sei Putih Tengah, dan ketua salah satu Organisasi Kepemudaan (OKP), Nazarudin als Bados (65) warga Jalan Cempaka Nomor 69 F, Kel Tj Gusta, Kec Medan Helvetia, tak bisa berkutik lagi.

 Pasalnya, dua pelaku penganiayaan yang menyebabkan korbannya, Syarifudin Tanjung (47) warga Jalan Ksatria, Kel Tj Gusta, Kec Medan Helvetia, luka berat ini diciduk petugas Reskrim Helvetia dari kediamannya masing-masing, Senin (5/12).

Informasi yang dihimpun, awalnya tersangka bersama rekannya, Sabar dan Ami (DPO) berangkat ke Cafe 66 guna menghibur diri. Sesampainya di lokasi, para tersangkapun bertemu Jos (DPO), yang secara tiba-tiba terlibat keributan dengan korban gegara minuman.

“Saat ribut di lokasi, korban dan para tersangka sudah berdamai. Namun saat tersangka pulang, mobil BK 1318 QR yang ditumpangi tersangka diserang sekelompok orang yang membuat beberapa bagian kaca mobil tersangka rusak,” terang Kapolsek Helvetia, Kompol Hendra.

Dikatakan Hendra, usai mobilnya diserang, para tersangka langsung menemui korban yang duduk disebuah warung dekat rumahnya dan membawanya.

“Begitu jumpa, korban langsung dimasukkan ke dalam mobil. Selanjutnya korban dipukuli para tersangka hingga babak belur. Lalu korban dibawa ke kantor salah satu kantor OKP sebelum ditinggal didepan Carrefour,” terangnya.

Lanjut dikatakan Hendra, usai ditinggal korbanpun dilarikam warga ke RS Bhayangkara guna mendapat perawatan.

“Setelah kejadian, Istri korban, Eva (43) membuat laporan ke kita dengan Nomor : LP/957/XII/2016/SEek Medan Helvetia/Restabes Medan. Selanjutnya kita lidik dan amankan pelaku. Kini kita masih memburu pelaku lainnya,” pungkas Hendra. *MRH




Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours