Skip to main content

Gadaikan Sepmor,Andika Dipukuli Warga


TEBINGTINGGI-hariancemtral.com: Andika Aditya alias Jidat (22) warga Jalan Gunung Sibayak Lingkungan II Kampung Keling, Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi nyaris kehilangan nyawa bila petugas Polsek Rambutan terlambat datang untuk menyelamatkan dirinya yang dipukuli dan menjadi bulan-bulanan warga. Rabu sore (21/12). 

Pengeroyokan yang dilakukan sejumlah warga itu akibat puncak kekesalan mereka terhadap kelakuan Andika yang telah menggadaikan sepeda motor milik Siti Khadijah warga Jalan Sudirman Gang Pancasila Lingkungan III Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi. 

Kejadian ini berawal pada Rabu (14/21) malam lalu, ketika Andika bertemu dengan Muhammad Arya Lubis (16), yang malam itu mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 4810 TAS milik kakaknya Siti Khadijah di Jalan Gatot Subroto Tebingtinggi. 

 Dengan dalih mau membeli nasi, Andika kemudian meminjam Honda Beat yang dikendarai Arya. Karena merasa kenal dengan Andika, Arya kemudian menyerahkan sepeda motor milik kakaknya itu kepada Andika. Begitu sepeda motor tersebut berpindah tangan, Andika selanjutnya membawa sepeda motor tersebut dan menggadaikannya kepada Bernard warga Jalan Kartini Kota Tebingtinggi dengan harga Rp 300 ribu. 

Saat itu, Arya mengaku meminjam sepeda motor milik kakakku untuk membeli nasi. Namun sampai tengah malam kutunggu Andika tidak juga kembali. Kemudian aku kembali ke rumah dan memberitahukan hal tersebut kepada kakakku”, terang Arya. Mendengar pengakuan adiknya, pagi harinya Siti Khadijah melaporkan hal ini ke Polsek Padang Hulu, lokasi tempat peminjaman sepeda motor Honda Beat tersebut. 

Setelah beberapa hari mencari keberadaan Andika, akhirnya pada Rabu sore (21/12) Arya berhasil menemukan Andika, yang saat itu sedang menumpangi angkot hingga ke Jalan Sudirman. Begitu Andika turun dari dalam Angkot, Arya kemudian mencoba menangkapnya, sementara Andika berusaha kabur. Melihat adanya kejadian tersebut dan setelah mengetahui titik permasalahannya, warga yang tengah berada dilokasi kejadian tanpa dikomando selanjutnya memukuli Andika. 

Beruntung petugas Polsek Rambutan segera tiba dilokasi kejadian hingga nyawa Andika dapat terselamatkan. Kepada petugas Polsek Rambutan, Andika mengakui semua perbuatanya. “Pelaku akan segera kita serahkan ke Polsek Padang Hulu”, ujar salah seorang petugas Polsek Rambutan. *RED

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…