MEDAN, hariancentral.com: Tim  Sarang Helang Etanol buatan mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM) raih lima besar di Kontes  Mobil Hemat Energi (KMHE) Nasional yang dilaksanakan Kementerian Riset dan Teknologi di  Jalur Taman  Wisata Candi Prambanan, Yogyakarta, pada 1-4 November 2016.
Dalam kompetisi tersebut yang dinyatakan lolos hanya 60 tim dari 38 perguruan tinggi se Indonesia dan ratusan tim yang mendaftar.

Termasuk salah satu yang lolos adalah tim mobil irit ITM dengan mobil Sarang Helang yang turun pada kelas prototype (mobil hemat energi) berbahan bakar etanol yang mampu melalui finish di 5 besar.
Masih jauh dari target yang diinginkan yaitu finish di 3 besar tapi prestasi yang diraih ini sudah cukup menggembirakan dilihat dari banyaknya jumlah peserta.
Manajer   tim Sarang Helang ITM, Mahyunis ST MR kepada wartawan di Medan, Rabu (9/11), mengungkapkan kegagalan tim Sarang Helang ITM diajang KMHE disebabkan oleh cuaca yang tidak bersahabat yang terus-menerus hujan pada saat perlombaan akan dimulai.
Namun demikian sebutnya, tim Sarang Helang ITM tidaklah patah semangat tapi terus berlatih untuk lebih meningkatkan kualitas mobil Sarang Helang, karena kompetisi KMHE nasional hanyalah sebagai batu loncatan untuk menuju even yang lebih besar lagi yaitu di even Shell Eco Marathon Asia yang akan diadakan di Sirkuit Changi Exibition Centre Singapura dari tanggal 16 s/d 19 Maret 2017.
Dalam turnamen yang akan diikuti 120 tim dari 21 negara, yang 38 tim diantaranya berasal dari Indonesia ini tim Sarang Helang ITM akan turun di kelas Urban berbahan bakar ethanol. Dan berharap dalam kompetisi ini tim mobil irit ITM dapat masuk dalam jajaran 5 besar.
Atas sukses yang diraih tim Sarang Helang ITM mengucapkan terima kasih kepada Perkumpulan Alumni ITM Seluruh Indonesia, Ikatan Alumni Teknik Mesin ITM, PT Musim Mas, Bank Bukopin Medan, DAI TV, MID sebagai media fatner, seluruh media yang ada di Medan. Khususnya kepada Yayasan Dwiwarna Medan dan pihak Rektorat. *PUL


Teks foto: Tim Sarang Helang bersama diabadikan bersama dengan mobil Sarang Helang yang turun pada  kelas prototype (mobil hemat energi) berbahan bakar etanol.
Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours