Tidak Puas Dengan Kinerja Panitia Lelang HIMALA Seruduk Kantor PU Dan DPRD

Share it:
LANGKAT, hariancentral.com: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Langkat Sumatera Utara (HIMALASU) melontarkan kekecewaannya terhadap panitia lelang Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan melakukan aksi damai.


Dalam orasinya massa yang membawa berbagai macam atribut, terlebih dahulu menyampaikan  pernyataan sikap di kantor Pekerjaan Umum sekitar 30 menit dari pukul 13.00 sampai 13.30 WIB. 

Selanjutnya massa bergerak kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari dinas Pekerjaan Umum.

Didepan kantor DPRD massa menyampaikan aspirasinya dengan meminta kepada Ketua dan seluruh anggota dewan yang terhormat agar memenggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan panitia lelang/pokja yang diduga melakukan persekongkolan lelang/tender, yang mana pemenang tender sudah diketahui walaupun pemenang di nilai tidak cukup syarat," sebut P Rangkuti".

Di gedung DPRD perwakilan massa diterima masuk di ruang komisi D yang juga di hadiri Julius Ginting Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, perwakilan Polres dan Kajari Stabat.

Dalam kesempatan itu massa yang diwakili koordinator aksi P Rangkuti membeberkan bobroknya kinerja panitia lelang Dinas Pekerjaan Umum.

Seperti pemeliharaan periodik jalan jurusan pasar X Tanjung Selamat Kecamatan Padang Tualang sepanjang 8000 m x 5 m dengan pagu anggaran Rp26.320.000.000 (dua pulu enam milyar tiga ratus dua puluh juta rupiah) yang dimenangkan oleh PT "RCBG", di nilai tidak layak.

Sesuai dengan kualifikasi usaha pelaksana konstruksi PT "RCBG" hanya sampai M1(kemampuan dalam melaksanaan pekerjaan maksimal 10 Milyar) padahal yang di butuhkan adalah M2 (kemampuan dalam melaksanaan pekerjaan maksimal 50 Milyar), anehnya bagaimana bisa menang padahal untuk persyaratan saja tidak sesuai, kata Rangkuti.

Rangkuti juga menambahkan, "meminta kepada anggota DPRD agar mencopot panitia lelang/pokja Dinas Pekerjaan Umum dan di harapkan aspirasi kami dapat di terima dan disampaikan kepada Bapak Bupati Langkat dan apabila dalam satu Minggu belum ada perkembangan maka kami akan melanjutkan aksi di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bahkan kalau perlu ke KPK," tutup Rangkuti".

Dalam kesempatan itu komisi D, DPRD Langkat menerima aspirasi massa dan akan segera untuk menindaklanjutinya untuk disampaikan kepada Bupati Langkat.


Selesai menyampaikan aspirasinya massa bergerak bubar dengan tertib, yang dikawal pihak Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja. *MS
Share it:

daerah

Kolom SKPD

NEWS

Post A Comment:

0 comments: