Satres Narkoba Polrestabes Medan Amankan 15 Kg Sabu Dan Puluhan Ribu Butir Ekstasi

Share it:
MEDAN-hariancentral: Petugas Sat Res Narkoba Polrestabes menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi di Pasar XIII Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (26/11)
.
Selain menyita 15 Kg sabu dan puluhan ribu butir pil ekstasi dari lokasi, petugas juga mengamankan satu orang terduga bandar narkoba tersebut.

Informasi yang dihimpun, penangkapan narkoba yang nilainya ditaksir mencapai puluhan milyar rupiah itu, dilakukan berdasarkan informasi yang diterima.


Mendapat informasi itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian. Selanjutnya, petugas mengamankan tersangka Lukman Hakim (35) yang merupakan warga setempat dari rumahnya.

Kepada Wartawan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, setelah melakukan penggeledahan di rumah tersangka, pihaknya menemukan barang bukti belasan kilogram sabu itu dikemas rapi dalam almunium foil, serta puluhan ribu ekstasi didalam bungkusan plastik.

“Tersangka sudah tiga bulan dibuntuti anggota. Setelah memastikan kebenaran dan adanya barang narkoba tersebut, pihak kita kemudian meringkus tersangka,” kata Mardiaz.

Dari hasil introgasi yang dilakukan, Mardiaz mengatakan, tersangka mengaku bahwa barang haram itu didatangkan dari negara Malaysia melalui jalur laut. Sedangkan tersangka, lanjut Kapolrestabes, hanya sebagai kurir yang diperintahkan oleh temannya yang juga warga Aceh untuk mengantarkan narkoba tersebut sama seseorang yang berada di Medan.

“Pengakuan tersangka dia hannya disuruh temannya dan narkoba itu diambilnya dari seseorang yang bertemu di Carrefour yang berada di Jalan Gatot Subroto yang kemudian akan diantarkan kepada seorang bandar yang ada di Medan,” terang Mardiaz.

Agar bisnisnya tak diketahui masyarakat, Mardiaz mengungkapkan tersangka menutupi bisnis haramnya tersebut dengan bermodus menjual Mie Aceh dikawasan Tembung. Sedangkan tempat usahanya di sewa oleh tersangka belum sampai satu tahun.

“Kita masih melakukan pengejaran untuk menangkap seorang bandar yang ada di Medan,” pungkasnya.
Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaaan sementara, diketahui barang haram itu dipasok dari Malaysia dan dibawa melalui jalur laut ke Medan, untuk selanjutnya didistribuskan ke sejumlah provinsi di Indonesia. *MRH

Share it:

Medan

Narkoba

NEWS

Post A Comment:

0 comments: