Skip to main content

Diduga Sarang Pengguna Narkoba Discotik & KTV Lee Garden Digerebek Polsek Medan Baru

MEDAN, hariancentral.com: Kepolisian Sektor Polsek Medan Baru melakukan razia terhadap Discotik & KTV Lee Garden (LG) yang disinyalir tempat peredaran Narkoba di Jalan Nibung II, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (16/11) dini hari.


 Sebelum menggelar razia, petugas menggelar apel dadakan di Mapolsek Medan Baru yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Aryya Nusa Hindrawan yang didampingi Panit Reskrim II Ipda Galih Y Mubaroq dan diikuti oleh beserta personil Kepolisian yang terdiri dari Reskrim, Intel, Provost dan Shabara. Setelah itu personel yang mengikuti apel dadakan tersebut langsung menuju Diskotik & KTV Lee Garden.

Setiba dilokasi, polisi langsung meminta musik untuk dihentikan. Kemudian Kanit Reskrim Polsek Medan Baru meminta izin ke para pengunjung dan karyawan untuk dilakukan peng­geledah barang-barang bawaan maupun ruangan dari Discotik tersebut.

"Selamat Pagi, kami dari Polsek Medan Baru melakukan razia dan penggeledahan, Kepada pengunjung dan karyawan kami mohon maaf kedatangan kami disini,”ujar Bonic.

Kemudian, satu persatu seluruh pengunjung dan karyawan Diskotik LG langsung diperiksa identitas dan digeledah semua. Meskipun tidak ditemukannya barang bukti narkoba, petugas berhasil mengamankan salah seorang laki laki yang merupakan orang kepercayaan pemilik Discotik tersebut karena kedapatan membawa 2 senjata tajam (Sajam) berupa Pisau Lipat.

Selanjutnya, pria disebut sebut bernama Aheng itu langsung diamankan petugas berpakaian preman ke Mako Polsek Medan.

Demi membuat usaha diramaikan para pengunjung, tak sungkan sungkan dari para pemilik usaha untuk membuat Jimat agar usahanya diramaikan oleh para pengunjung.

Hal itu, terbukti saat petugas menggeledah Mandi Wanita dan menemukan sebotol kaca berwarna kuning yang berisi cairan.

"Aduh, jangan diambil pak, botol itu Jimat," ungkap salah seorang karyawan Discotik LG yang berbadan gemuk tersebut.

Mendapat pengakuan itu, kemudian petugas langsung mengamankan botol kaca yang diduga sebagai Jimat tersebut.

Usai melakukan penggeledahan dari dalam Discotik LG, petugas juga melakukan penggeledahan di KTV LG. Namun, dari dalam KTV tersebut, tak seorang pun dari pengunjung yang sedang menikmati dentuman irama music Dj dari KTV LG.

Meskipun demikian, petugas Kepolisian pun langsung melakukan pemeriksaan dan pengeledahan dari para karyawan maun setiap ruangan yang berada di KTV LG.

"Coba sini dulu kamu, biar kami periksa," ujar Kanit Reskrim Iptu Aryya Nusa Hindrawan kepada salah satu karyawan dari KTV LG sembari memerintahkan kepada personil melakukan penggeledahan dari setiap ruangan KTV LG.

Mendapat perintah dari pimpinan, kemudian personel langsung melakukan penggeledahan disetiap ruangan KTV LG. Namun tak satupun ditemukan adanya barang bukti narkoba dari KTV LG tersebut.

Usai melakukan pemeriksaan dan penggeledahan dari Discotik & KTV LG, petugas pun mengakhiri razia tersebut dan kembali ke Markas Kepolisian Polsek Medan Baru. *MRH


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…