Bertengkar Mulut Di Warung Tuak, Supir Angkot KPUM M97 Babak Belur Dikeroyok

Share it:
PERCUT, hariancentral.com: Niat, Juni Sijabat (50) warga Jalan Sidomulyo, Gang Cucok Rawa, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan untuk nyantai sambil minum tuak di pakter tuak milik Aposan Parlindungan yang tak begitu jauh dari rumahnya, berubah jadi petaka.

Pasalnya, 3 orang pengunjung lain, salah seorang diantaranya yakni, Lian Simarmata, terus menyindir dengan berucap kalau warga Pakam tak ada yang hebat, karena Juni (foto) merasa berasal dari Pakam, Deli Serdang, ia langsung menghardik hingga sempat timbul perseteruan di pakter tersebut.

Namun, tak ingin bertengkar, bapak anak satu yang berprofesi sebagai supir angkot KPUM M97 ini pun memilih pergi dan membayar minumannya. Sebelum pulang ke rumahnya, ia singgah disebuah warung tak jauh dari situ untuk membeli rokok. Tak berapa lama, dilihatnya, Lian Simarmata melintas dengan teman-temannya menggunakan 3 kreta jenis Honda.

"Kronologisnya, Sabtu (12/11). Sewaktu pulang dari warung, aku bertemu si Lian CS dan ku tegur mereka. Ku bilang sama dia, "Abang apa rupanya salahku di warung tadi, kenapa kasar perkataan abang samaku?" terus mereka langsung marah," kata Juni, saat datang ke Polsek Percut Sei Tuan, Senin (13/11).

Disaat sebut Juni lagi, Lian Simarmata langsung meninju dada korban dan pada saat itu juga teman-teman pelaku datang membantu memukuli korban secara bertubi-tubi. Akibatnya, pipi sebelah kiri korban bengkak, leher luka lecet, kaki kanan luka dan lutut juga lecet.

Setelah selesai mengeroyok korban, ketiga pelaku yang sedang mabuk berat tersebut langsung kabur. Korban yang tak senang, lantas melaporkan pengeroyokan tersebut ke Polsek Percut dengan bukti LP/2887/K/XI/2016/SPKT PERCUT.

"Awalnya aku gak mau lapor, tapi mereka gak ada minta maaf sama aku. Jadi, niatku supaya mereka jera dan jangan main pukul aja. Saat di pakter tuak  itu, aku hanya minum 4 gelas saja, itupun gak habis karena mereka ngomongi aku gak enak. Kalau mereka memang sudah mabuk berat," sebutnya lagi.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato, membenarkan prihal laporan tersebut. "Kita tunggu prosesnya ya," ucap Zendrato. *RAF

Share it:

daerah

Kriminal

NEWS

Post A Comment:

0 comments: