Warga Jalan Timah Mengamuk Saat PT KAI Lakukan Penggusuran

Share it:
MEDAN, hariancentral.comPuluhan warga yang bermukim dikawasan Jalan Timah, Lingkungan VII, Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area melempari petugas PT KAI bersama petugas gabungan. 

Pasalnya, mereka tak terima rumah mereka digusur, Rabu (26/10)

Meski mendapat pengawalan dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP Medan, ini tidak menyurutkan emosi warga.

Penertiban ini awalnya berjalan dengan aman. Namun, saat satu unit beko merubuhkan bangunan lainnya, warga yang menetap di bangunan itu melawan petugas. Mereka melempar batu hingga gumpalan tanah ke petugas.

Warga juga berusaha melempar besi proyek untuk pondasi. Aksi yang didominasi oleh kaum ibu-ibu ini juga membentak bahkan memaki petugas. Petugas yang mendapatkan perlawanan itu sempat mundur. Namun, amarah warga tetap berlanjut.

Aparat keamanan yang mengetahui hal tersebut mencoba meredam amarah warga. Saat mencoba meredam, warga masih melawan petugas.

Amarah warga pun reda setelah polisi mengimbau untuk tenang. Proses penertiban rumah itupun kemudian dilanjutkan.

Manager Humas Kereta Api Divre I Sumut Joni Martinus menyatakan, hari ini pihaknya akan menertibkan 25 rumah yang berada di pinggiran rel.

"Ada 25 rumah yang ditertibkan, mereka membangun tanpa izin," katanya.

Joni menyatakan, rumah yang ditertibkan itu berjarak dari perlintasan rel ke pemukiman dengan lebar 6 meter dan panjang 325 meter. Penertiban ini, kata Joni, rencananya akan dibangun jembatan layang kereta api. 

"Ini untuk menunjang pembangunan jembatan layang kereta api, jembatan layang tersebut ada dua jalur. Tujuannya untuk mengurangi kemacetan dan menghindari adanya korban jiwa," jelas Joni sembari menambahkan, jembatan tersebut rencananya akan dibangun sepanjang 50 kilometer.

Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Medan Kompol Herwansyah menyatakan ada 589 petugas gabungan yang melakukan dan mengamankan penertiban tersebut.

. "Satpol PP ada 35 orang, TNI ada 20 orang, Polri 374 orang, Dishub 20 orang dan PT KAI 140 orang," ujarnya.

Hingga pukul 12.15 WIB, penertiban masih berlangsung. Situasi dan kondisi di lokasi penertiban pun sudah kembali aman. *rah


Rumah Yang Digusur Petugas Gabungan


Share it:

Ekonomi

Medan

RAGAM

Post A Comment:

0 comments: