Tak Terima Ditegur, Sekelompok Pemuda Nyerang Pengawas Bangunan

Share it:


MEDAN, hariancentral.com: Bentrok  Dua kubu depan PRSU ternyata antara penjaga Exs Kantor Taspen dengan sejumlah pemuda mengatasnamakan SPSI , Kamis (13/10) siang sekira pukul 14.10 WIB. 

Muslim (29) warga Jalan Banteng Lorong Sederhana Nomor 4, Kel. Sei Sikambing C-II, Kec. Medan Helvetia, yang bertugas sebagai penjaga Exs bangunan Samsung milik Taspen, di Jalan Gatot Subroto Nomor 155, Kel. Sei Sikambing B, Kec. Medan Sunggal, tepat didepan Tapian Daya PRSU, didatangi oleh para pelaku.

Dilokasi Bembeng Cs, langsung memasuki kantor yang sedang direnovasi oleh pekerja. Melihat itu, korban sontak kaget dan menegur para pelaku.

“Aku tadi siang didatangi mereka bang. Kutanyalah mau ngapain mereka datang, dan kenapa gak izin dulu. Kan saya disitu sebagai security tuntutannya untuk menjaga keamanan kantor,” jelas korban kepada wartawan.

Tak terima ditegur, para pelaku langsung mendatangi korban dan cekcok mulut pun tak terelakkan. Alhasil, Bembeng melayangkan pukulannya kepada korban.

Bentrokan antara pelaku dengan korban pun terjadi. Melihat rekannya dipukuli, membuat Ari dan Alpin turut membantu korban. Merasa situasi tak kondusif, membuat para pelaku pergi meninggalkan korban dan sepeda motor yang digunakan para pelaku.

“Cekcoklah kami bang, gak sor dia. Dibilangnya kalau mereka dari SPSI, karena gak ada izin samaku masuk sesuka hati. Disitulah ku bentak mereka, akhirnya aku dikeroyok, kurang lebih ada 4 orang mereka bang. Untunglah dua kawanku melihat dan membantuku bang. Mereka langsung kabur dan meninggalkan sepeda motornya,” beber korban.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas kepolisian Polsek Sunggal dan Polsek Medan Helvetia, tiba dilokasi untuk mengamankan korban dan barang bukti sepeda motor milik pelaku ke Mapolsek Sunggal. “Kita turun kelokasi setelah mendapatkan informasi adanya bentrokan didepan PRSU. 

Setelah dicek, ternyata wilayah hukum masuk ke Polsek Sunggal. Korban mengalami luka bibir pecah, sementara para pelaku telah terlebih dahulu melarikan diri dan meninggalkan 3 unit sepeda motor milik mereka,” jelas Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri, Sik, kepada wartawan.

Masih kata mantan Kapolsek Deli Tua ini bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dalam kasus ini. “Korban kita arahkan membuat laporan resmi, saat ini para pelaku masih kita buru,” pungkasnya.*mrh



 Polisi Turun Kelokasi Keributan
Share it:

Kriminal

Medan

NEWS

Post A Comment:

0 comments: