SMP NEGERI 2 JUHAR BUTUH PERHATIAN

Share it:
KARO, hariancentral.com: Kondisi atap seng SMPN 2 Juhar Kecamatan Juhar sangat disayang dan butuh perhatian dari Pemerintah, dimana 3 unit ruang belajar siswa telah bocor. Bila  terjadi  hujan para siswa akan terganggu dalam melakukan proses belajar mengajar didalam ruangan tersebut.

Kepala SMPN 2 Juhar Milon Pinem ketika ditemui hariancentral.com diruang kerjanya baru-baru ini menjelaskan, sudah sekian lama 3 unit ruangan kelas siswa telah mengalami kebocoran. Namun hingga saat ini belum juga ada tanda-tanda perbaikan dari  pihak Pemerintah. Usulan perbaikan sudah beberapa kali disampaikan ke Dinas Pendidikan Karo, namun belum terealisasi sampai sekarang.

Selain itu katanya, SMPN 2  Juhar masih membutuhkan pemerataan guru demi menunjang  peningkatan mutu pendidikan bagi anak sekolah tersebut. Dimana, disekolah  SMPN 2 Juhar terdapat kelebihan Guru dan Kekurangan Guru dengan kata lain ada lebih dan  ada kurang.

Tenaga pendidik yang ada sekarang  berjumlah  18 orang sudah termasuk yang honor, penjaga sekolah dan operator.  Namun guru yang  kurang antara lain,  guru Muatan Lokal, guru TIK, guru PKN, dan guru Seni Bidaya. Namun tenaga pendidik yang kelebihan guru Bahasa Indonesia jumlahnya 3 orang dan  guru PKN 3 orang  dan untuk itu harapannya dibutuhkan pemerataan penempatan guru sesuai dengan ketentuan berlaku dari Pemerintah.

Dia tambahkan,  sampai sekarang jumlah siswa SMP Negeri 2 Juhar 150 orang, kelas I  50 orang, kelas II 52 orang dan kelas III 48 orang yang terdiri dari 6 Rombel/Kelas,” ungkapnya. *pro




 Milon Pinem  dengan wartawan hariancentral.com pada ruangan yang bocor atap sengnya. *hariancentral.com/proklamasi ginting
Area lampiran
Share it:

Central daerah

Kolom SKPD

NEWS

Pendidikan

Post A Comment:

0 comments: