Penggunaan Dana Desa Diharapkan Tepat Sasaran Dan Transparan

Share it:
KARO, hariancentral.com: Anggaran Dana Desa  2016 di Karo sebagian  sudah cair  dan ada pula yang sampai saat ini tidak kunjung cair.  

Namun bagi  desa yang telah cair,  Dana Desa  sudah mulai pada tahap pengerjaan untuk membangun desa  yang  telah direncanakan sesuai dengan hasil musrenbang desa bersama masyarakat.

Penggunaan Dana Desa diharapkan agar dapat berjalan  dengan baik, terarah, transparan,  dan tepat sasaran  sesuai dengan ketentuan yang dianjurkan Pemerintah.

Beberapa desa di Karo,  sedang  mengerjakan pembangunan dengan biaya Dana Desa diantaranya,
desa Buluh Naman, Kuta Suah, Nageri, Pertumbungen Kecamatan Munte dan desa Kuta Raja Kecamatan Tigabinanga.

Pelaksana Kades Buluh Naman Dwi Sartika br Ginting kepada hariancentral.com mengatakan, adapun pembangunan yang sedang dikerjakan  dari Anggaran Dana Desa 2016 yaitu   Pembangun Rabat Beton,  Drainase, Gapura,  MCK,  Pagar Losd/Cat Losd dan Plat Beton. 

Namun  Dana Silpa 2015 digunakan untuk pembangunan Kantor Kepala Desa , Rabat Beton bekerjasama dengan TPK Hadir Kaban, Bendahara Desa  Abed Nego Sembiring serta Ketua BPD  Romeo Kaban maupun Kepala Tukang Sanusi Depari.

Pelaksana Kades Kuta Suah  Elisabeth br Sembiring menjelaskan, Dana Desa digunakan untuk pembangunan Perkerasan Telpord, Pengecatan Losd, Rehab Losd, Rabat Beton Jalan bekerjasama dengan TPK  Mulia Sembiring, Bendahara  Pitahati br Perangin-angin,  Sekretaris Aman br Ginting, Ketua BPD  Amran Surbakti.

Pelaksana  Kades  Nageri Rista Ginting Dana Desa 2016 digunakan untuk pembangunan  Perkerasan Telpord  Lau Kuta Jahe sepanjang 1700 x 3 meter, Perkerasaan Telpord  330 x 3 meter, pembinaan Posyandu,  Lansia, Balita, PKK serta Karang Taruna Desa bekerjasama dengan  TPK  Agus Ginting, Bendahara Jiwa Perangin-angin serta Ketua BPD  Imat Sitepu.

Pelaksana Kades  Kuta Raja Asmah br Ginting mengatakan, Dana Desa  2016 digunakan untuk pembangunan Rabat Beton ,  Rehab Losd dan Dana Silpa 2015 digunakan untuk pembangunan Balai Desa, Rabat Beton sepanjang 262 x 3 meter bekerjasama dengan TPK  Dines Tarigan, Sekretaris  Asman Ginting, Bendahara Kristina br Pinem serta Ketua BPD Kopon Ginting.

Mereka  menjelaskan, pelaksanaan pembangunan  dari Dana Desa ini turut melibatkan masyarakat sebagai pekerja diberi  upah sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan sendirinya, tenaga pengangguran di Desa  secara otomatis  terserap dan semakin berkurang. 

Disamping itu, uang  juga tetap beredar di Desa maka ekonomi masyarakat  sedikit terbantu. Selain itu, pembangunan yang ada dapat dinikmati masyarakat secara merata dan Desa juga menjadi lebih baik berkat Dana Desa yang diberikan Pemerintah,”ungkap mereka. *pro

Share it:

Central daerah

Economy

NEWS

RAGAM

Post A Comment:

0 comments:

Babinsa dan PPL Dampingi PokTani Makmur Tanam Padi Menggunakan Transplanter

JEMBER-hariancentral.com: Tugas Pendampingan Babinsa bersama PPL merupakan bagian dari Upaya Khusus (Upsus) Program Ketahanan Panga...