Pabrik Tapioka Laguboti Tidak Beroperasi Puluhan Pekerja Dirumahkan

Share it:


TOBASA, hariancentral.com: Puluhan pekerja di perusahaan PT Hutahaean yang berlokasi di Desa Pintu Bosi Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir terpaksa harus dirumahkan.

Pasalnya,perusahaan yang memiliki pabrik memproduksi bahan makanan Tepung Tapioka saat ini tidak dapat memenuhi harga pasar Tapioka dipasar alias tidak laku.

"Untuk sementara menunggu harga stabil dan berdasarkan kesepakatan pihak managemen perusahaan memutuskan pabrik untuk sementara tidak beroperasi"

Demikian dikatakan Humas PT Hutahaean Lambertus Siregar SE ketika menjawab pertanyaan Wartawan melalui telepon selulernya, Selasa (25/10).

Dipaparkan Lambertus, tidak lakunya bahan Tapioka,disebabkan barang import Tapioka dari Luar Negeri dengan harga bersaing lebih rendah ketimbang barang nasional.

"Kita tidak dapat mengimbangi harga pasar karena cost produksi dalam negeri lebih besar ketimbang luar negeri, makanya kita akan tetap merugi," katanya.

Menurut Lambertus, untuk mengatasi permasalahan itu, pihaknya bersama asosiasi pedagang Tapioka telah menyurati pemerintah utuk menyetop atau sedikitnya untuk mengurangi barang import.

"Kalau masih seperti ini, bagaimana mungkin perusahaan tetap bertahan dengan kerugian terus menerus. Itu pun, perusahaan masih punya keinginan untuk bertahan untuk beroperasi lagi," tandasnya.

Tentang karyawan yang dirumahkan, Lambertus mengatakan, pihak perusahaan masih memberikan upah, namun tidak sebesar yang diterima si karyawan ketika aktif.

Tentang karyawan yang dirumahkan, Lambertus, tidak dapat merinci sampai kapan dirumahkan dan aktif kembali bekerja. Dan sampai kapan karyawan menerima upah. *mt



 Gudang Pabrik Tapioka Milik PT Hutahean  di Desa Pintu Bosi Kec Laguboti Kab Toba Samosir.


 Pemilik PT Hutahaean Group Harangan Wilmar Hutahaean 
Share it:

Bisnis

daerah

Ekonomi

Kolom SKPD

NEWS

RAGAM

Post A Comment:

0 comments: