Kurangnya Pengawasan Pekerjaan Proyek di Tobasa Masih Memprihatinkan

Share it:


TOBASA, hariancentral.com: Pelaksanaan proyek di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) saat ini masih jauh dari harapan masyarakat.

Pasalnya,pekerjaan yang diketemukan di lapangan masih dalam kategori banyak pencurian uang melalui kwalitas dan kwantitas pekerjaan.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pengabdian untuk Edukasi Sosial (LP3ES) Drs Thomas Tampubolon SH MHum kepada sejumlah Wartawan di Sere Nauli Hotel Laguboti, Sabtu sore (22/10).

Di beberapa lokasi pekerjaan proyek, beber Thomas, terlihat pengguna jasa masih menggunakan tradisi lama atau kebiasaan "makan bahan" dari segi harga dan kwalitas.

"Kalau dulunya pengguna jasa atau kontraktor sering menurunkan spesifikasi, memakai bahan yang kurang bermutu, sekarang ini sama saja"

Makanya menurut Thomas sang advokad ini, kebiasaan lama itu masih ada, memakai bahan dengan mengurangi  kwalitas bahan, seperti pembesian yang biasanya pakai ukuran 12', saat ini malah 10'. Begitu juga dengan atap seng, asbes dan baja ringan yang ukurannya 0,85' justru memakai ukuran 0,6'. 

Disinilah bentuk korupsi dana dari bahan terpakai, sehingga pengguna jasa itu telah mark up dana dan masuk kategori telah melaksanakan korupsi, ujarnya.

Selain itu, lanjut Thomas, pekerjaan proyek pengaspalan dan pelebaran jalan dilakukan, tanpa menggali tanah pelebaran untuk seterusnya dilakukan pengaspalan, dikhawatirkan tidak lama akan kembali ditumbuhi rumput. 

Demikian juga halnya dengan pekerjaan proyek Irigasi di Kecamatan Silaen (foto), proyek tersebut tanpa pondasi, dikhawatirkan pekerjaan itu akan amblas. 

Pembangunan yang bersumber dana APBD tahun 2016 itu, terlihat dikerjakan asal jadi, menurut warga disana, pengawas dari dinas terkait tidak pernah turun kelapangan.

"Bagaimana baiknya pekerjaan proyek berjalan baik sementara pengawas proyek tidak serius melakukan kinerjanya,"sebut Thomas didampingi rekannya Baktiar Simanjuntak SE dan Adi Silaen ST. *mt


 Terlihat pasangan batu diatas tanah tanpa pondasi di Aek Songsong Kecamtan Silaen.
Share it:

daerah

Kolom SKPD

NEWS

Post A Comment:

0 comments: