Skip to main content

Istri Baru Melahirkan, Suami Cabuli 3 Orang Anak Dibawah Umur

MEDAN, hariancentral.com: Memang dasar tidak ada otak perlakuan Buyung (35) Warga Jalan Besar Tembung Gang Pisang Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan ini, harus mempertanggungjawabkan perilakunya dan diamankan ke Polsek Percut Sei Tuan Sabtu (29/10) pukul 00.00 WIB.

Pasalnya, Buyung ( Pelaku ) ayah dua anak ini memiliki istri yang baru 1 bulan melahirkan, karena tidak bisa merawatnya, istri pelaku dititipkan kekeluarganya untuk dirawat usai melahirkan. 

Setelah berjalan sebulan istri pelaku di rumah keluarganya, pelaku yang tinggal berdua bersama anak laki-lakinya. Tak merasa memiliki pekerjaan, untuk menghilangkan kepenatannya di rumah seorang diri diapun membuka handphone sellular untuk menonton film porno.

Tak berapa lama nonton film porno itu, nafsu birahinya memuncak, sehingga pelaku bingung harus dicurahkan kepada siapa, sementara istrinya baru melahirkan.

Kemudian, kita sebut saja Mawar (5) yang tak lain anak tetangganya sendiri saat melintasi rumah pelaku, pelakupun berpikiran negatif dan ingin berbuat jahat terhadap korban. Pelaku pun memanggil korban dan menariknya ke rumah pelaku dengan diimingi akan dibelikan jajan serta diberikan uang 2 Ribu Rupiah. Ntah setan mana yang merasuki pelaku sehingga tega mencabuli Mawar yang masih dibawah umur.

Pantauan wartawan saat mewawancarai orang tua korban mengatakan, anak tersebut pulang ke rumah dengan keadaan menangis dan buang air kecil dengan rasa sakit serta perih dikemaluannya. Kecurigaan orang tua korbanpun terkuak, setelah memeriksa anaknya dikemaluannya dan mendapati luka yang mengeluarkan darah.

"Kutanyakan sama anakku bang, siapa yang buat?, anakku bilang bahwa si Buyung yang melakukanya. Tidak terima dengan perbutan pelaku, Ibu korbanpun langsung berangkat melaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan, namun baru beranjak keluar dari rumahnya, tetangga yang mendengar perbutan bejat sipelaku menghampiri ibu korban.

Tetangga korban yang datang ke rumahnyapun mengatakan bahwa 2 orang anak dibawah umur yang satu gang dengan korban juga dicabuli pelaku dengan hal yang serupa yang menimpa anak korban Mawar, kedua korban lainnya yakni yang berinisial Melati (5) dan Bunga (9). Dengan penuh marah para orang tua tersebut langsung berangkat ke Polsek Percut dengan membawa anak mereka masing-masing. 

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol L Zendrato mengatakan telah menindaklanjuti laporan ketiga orang tua korban pencabulan dan berhasil mengamankan pelaku Buyung.

"Langsung kita tindaklanjuti malam itu juga, dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya", ujarnya. *raf


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…