Kolom As Atmadi - hariancentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Monday, 31 October 2016

Kolom As Atmadi


hariancentral.com:


Anak Muda

 Oleh As Atmadi (Pemimpin Redaksi Harian Central)

                               
HARI INI dalam kehidupan bernegara kita berhadapan dengan berbagai ancaman kerusakan sendi-sendi hidup bangsa.

Muncul dalam suasana peringatan ‘Soempah Pemoeda’ agar generasi muda bangsa ini kembali kekhitah, bisa terpanggil dan bergabung dalam sikap pemuda Indonesia membela negara dari berbagai tindak pidana kehancuran.

Mengembalikan kecintaan kepada bahasa Indonesia yang baik dan benar, menumbuhkan semangat satu nusa satu bangsa. 

Menjauhkan diri dari segala bentuk kejahatan menggerogoti kewibawaan dan karakter bangsa terlanjur dilakukan oleh orang-orangtua yang berkuasa.

Kegiatan anak-anak muda dengan berkembangnya teknologi modern lebih dapat menciptakan manifestasi sense of nations (rasa mimiliki negara). Bukan harus terpengaruh oleh kaum establish yang berkhianat merongrong negara dengan KKN dan berbagai cara penyimpangan demi keuntung pribadi (individualistis) dan hedonism (kesenangan tujuan hidup).

Jika tidak segera disiasati oleh anak-anak muda yang idealis, nasionalis, memiliki semangat kebangsaan, cepat atau lambat negara akan ambruk dan rakyat hidup dalam atmosfir alfala safilin (jatuh ke tempat paling rendah). 

Korupsi, narkoba harus disadari merupakan kejahatan sangat serius yang harus bebas dari anak-anak muda, jika seluruh rakyat Indonesia tidak ingin Indonesia cuma tinggal nama.
Artinya segala yang menjadi milik negeri jangan sampai terjual ke negara-negara asing hanya untuk kepentingan finansial sekelompok orang-orang berkuasa. 

Kini muncul momen negara diwariskan kepada anak-anak muda bangsa. Suatu kelompok atau seluruh komponen dari republik perlu bangkit dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara disaat rakyat sudah sangat marah dengan tindakan para koruptor mengkhianati bangsa.

Di seantero negeri rakyat menggerutu, muak dan benci dengan orang-orang yang menghancurkan masa depan bangsa. Melalui kejahatan korup, dan peredaran narkoba yang disebarkan oleh tangan-tangan warga negara asing, merupakan gerakan bawah tanah. Ialah gerakan merongrong negara dengan niat menghancurkan generasi muda untuk disuntik budaya negara lain yang sangat bahaya.

Pemberantasan budaya dan anasir-anasir (paham, sifat) para koruptor kelas menengah, kelas kakap, penjual negara yang disebut pengkhianat negara dan rakyat. Perjuangan anak muda untuk kembali menegakkan eksistensi negara diharapkan menjadi katalisator (penggagas) untuk mempertahankan republik ini agar terbebas dari bentuk-bentuk kehancuran melalui pengkhianatan dan gerakan bawah tanah. *red

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here