Medan-CENTRAL: Taman Lily Suhairy benar-benar tak terurus. Semak di sana-sini. Padahal, Taman Lily Suhairy merupakan cagar budaya dan ruang terbuka hijau (RTH). Terlebih, ada dana revitalisasi taman itu sebesar ada Rp7,5 miliar. Tapi nasibnya menyedihkan.
Buntunya, masyarakat bersama mahasiswa peduli bantaran Sungai Deli dan Taman Lily Suhairy melakukan protes dengan menggelar aksi teatrikal di depan Kantor Walikota Medan, Senin (5/9).
Mereka menuding Pemko Medan tidak becus dalam melaksanakan Rencana Tata ruang dan Tata Wilayah (RTRW).
"Pemko ini memang bermasalah. Tidak becus dan disiplin dalam melaksanakan RT/RW,” tegas Koordinator aksi Wido dalam orasinya.
Wido juga mengaku miris, Taman Lily Suhairy kini telah dihancurkan dan berubah fungsi menjadi restoran cepat saji. Seharusnya, katanya, Pemko Medan melakukan pengelolaan secara maksimal, cagar budaya dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) tersebut.
"Sampai saat ini belum tampak sedikit pun pembangunan, bahkan pembersihan juga tak terlihat. Kini taman itu sudah hancur dan tertutup semak belukar. Ke mana anggaran revitalisasi sebesar Rp 7,5 miliar," tanya Wido.M-07
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: