MEDAN, Centralonline:: Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi diwakili Sekretaris Daerah Provsu Drs Hasban Ritonga menyambut kedatangan kelompok terbang (kloter) pertama Jamaah Haji Sumatera Utara Embarkasi Medan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji (Ahmed) Minggu (18/9).pagi 
Turut pula sambut kedatangan kloter pertama yang sedianya masuk asrama haji pukul 03.15 WIB molor menjadi 05.45 WIB, Kepala Kantor  Kementerian Agama Propinsi Sumatera Utara Drs Tohar Bayoangin, Bupati Padang Lawas, Ali Sutan Harahap dan sejumlah SKPD di lingkungan Palas. 
Gubsu dalam amanah dan bimbingan mengungkapkan, secara umum proses pelaksanaan ibadah haji dari Embarkasi Medan mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan kloter pertama pada hari ini Minggu (18/9) berlangsung dengan baik, begitu juga dengan pelaksanaan ibadah haji di tanah suci berjalan aman dan lancar
"Hal ini menandakan pelaksanaan ibadah haji tahun ini menunjukkan perbaikan yang sangat signifikan," ujarnya.
Dia mengharapkan dengan titel haji yang disandang jamaah, kiranya titel ini mampu memberikan contoh yang baik ditengah-tengah masyarakat jamaah berada begitu juga di Sumut . 
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Propinsi Sumatera Utara Tohar Bayoangin melaporkan, adapun kloter pertama yang kembali ketanah air berasal dari Embarkasi Medan berjumlah 391 orang yang terdiri-dari 156 orang pria dan 135 perempuan.
"Ada tiga orang yang mutasi ke kloter i dari kelompok terbang ketiga. 
Pada kloter pertama ini seorang jamaah haji asal Palas bernama Nurhidah Jamarook (52) meninggal di tanah suci dan seorang jamaah lainnya sakit dan kini menjalani pengobatan di Mekkah. "Setelah sembuh jamaah ini akan kembali ke tanah air gabung pada kloter lainnya." ungkapnya.   
Sebelumnya Bupati Padang Lawas, (Palas) Ali Sutan Harahap mengucapkan selamat kepada jamaah haji kloter pertama berasal dari Kabupaten Palas. Dikatakan ibadah haji merupakan ibadah yang berat dan melelahkan karena memerlukan fisik yang prima didalam melaksanakan ibadah wajib maupun sunna, karena itulah kiranya para jamaah haji ini memperoleh predikat haji yang mambrur karena haji yang mambrur adalah balasannya surga. 
Cek Kesehatan
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tidak ada pemeriksaan jamaah haji ketika memasuki aula madinatul hujjaj. Tim kesehatan Haji Embarkasi Medan memeriksa para jamaah haji satu persatu dengan menggunakan peralatan opto Therm. "Bagi jamaah haji yang terindikasi mengalami demam akan dirujuk kerumah sakit haji.
"Satu orang jamaah haji yang diperiksa memerlukan waktu 20 detik. "kata Tim Kesehatan Haji Embarkasi Medan seraya menyebutkan pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui temperatur suhu badan jamaah haji sekembalinya ditanah air. *pul
Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours