Skip to main content

Harian Central Sebagi Sosial Control Pemerintah Bukan Mendiskriditkan “Bagaimana Sebenarnya Pengadaan Barang Dan Jasa Serta Proyek Disumut”

 
MEDAN, Centralonline: Banyak orang menilai media Harian Central sebuah media yang mendiskritkan pemerintah, padahal semua itu tidak benar adanya. Namun Harian Central bertujuan agar pemerintah dalam menjalankan roda organisasi sesuia dengan mekanisme yang ada. Sebab banyak sekali dugaan pengadaan barang dan jasa dipemerintah dan BUMD diSumut seperti ada kesan bermain antara pegawai yang membidangi dengan rekanan tertentu.

Hal ini dikatakan Hamonangan Simbolon Pendiri Harian Central saat beraudensi di Kominfo Sumut. Selasa (1/9) didampingi Wakil Pemimpun Umum Raymond Simbolon, Pemimpin Redaksi As Atmady dan Meneger Iklan  Alam Ginting dan diterima Sekrertaris Kominfo Sumut M. Ayub dan stafnya.
Lanjutnya, Karena kita sebagai media selain sosial kontrol juga memberikan kritikan yang bertujuan membangun Sumatera Utara dari perbuatan oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi. Khususnya dalam pengadaan barang dan jasa serta berbagai proyek yang sudah tertera di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik)

Diharapkannya, melalui Sekretaris Kominfo Sumut segera  memberikan informasi ini ke Tengku Erry Nuradi selaku Gubernur Sumatera Utara, agar pelayanan dipemerintahan dapat berjalan sesuai norma hukum yang berlaku. Dan tidak ada yang dianak tirikan terhadap sesama rekanan pemborong disemua lini Satuan Perakat Kerja Daerah (SKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sumut. “Selain itu juga agar kiranya semua urusan masyarakat dipermudah, jangan pernah dipersulit apalagi demi keuntungan pemerintah dan BUMD” harapnya.

Diutarakannya, Coba kita tinjau juga beberapa BUMD yang langsung berhubungan dengan masyarakat, berapa banyak masyarakat yang mengeluh dalam berbagai urusan. Baik itu pengadaan Barang dan Jasa, proyek dan masuk air ke PDAM Tirtanadi. “Untuk itu diminta kepada Kominfo Sumut melaporkan semua ini ke Gubernur sebagai perpanjangan tangan  dari masyarakat, agar Gubsu tahu apa sebenarnya yang terjadi di Sumut ini, jangan ABS (Asal Bapak Senang), segala informasi harus dilaporkan” tegasnya.

Sementara itu, Pemimpin  Redaksi  As Atmadi mengatakan, pemberitaan yang ada di Harian Central merupakan berita fakta dan memiliki data yang akurat dan bukan asal naik saja beritanya. Kalau ada berita yang tidak layak silahkan bantah, kami siap. ‘Jadi berita yang kita muat selalu berimbang dan diakui keakuratannya’ jelasnya.  

Kalau ada berita yang sedikit menerangkan tentang kinerja pemerintah itu hal biasa dan kami juga menaikkan berita yang dikirim dari pihak pemerintah dari berbagai releas yang dikirim, jelasnya.*ali


Teks foto: Saat audiensi ke Kominfo Provsu dari kiri ke kanan , Wakil PU Harian Central : Raymond Simbolon,SH.MH, Staf Kominfo, Plh Kadis Kominfo : H.M Ayub, SE, Pemred Harian Central : As.Atmadi, Pendiri Harian Central : H.Simbolon.ST, Manager Iklan Harian Central : Alam Ginting dan PPTK Kominfo: Abdul Azis, SSos, MAP. 

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…