Petani Lau Kapor Tanah Karo Minta Irigasi Diperbaiki

Share it:


Tanah Karo,  Central Online  
   Petani di Desa Lau Kapor Rasul Ginting selaku ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)Selasa (8/9) menerangkan kepada wartawan Harian Central Online ketika melakukan tugas peliputan ke desa tersebut, bahwa lahan yang dulunya merupakan areal persawahan untuk menanam padi kini telah berubah fungsi untuk menanam jagung, karena saluran irigasi selama 8 tahun tidak berfungsi.
  Rejeki Tarigan  salah seorang warga setempat  menambahkan sekitar 70 ha lahan persawahan  yang dimiliki 33 Kepala Keluarga saat itu menurutnya percuma kami menanam padi kalau air irigasinya  tidak berfungsi. Dengan terpaksa kami akhirnya  kami menam jagung di lahan perswahan tersebut," kata  Rejeki Tarigan. 
  Dengan berubahnya  fungsi lahan persawahan tersebut menjadi tanaman jagung warga merasa mengalami kerugian, sebab kebutuhan beras untuk kehidupan sehari-hari harus membeli ke pasar. Pada hal selama ini warga masih bisa memenuhi kebutuhan beras dari lahan persawahan merka. 


  Beberapa warga lainnya Seri Karo-Karo, Keleng Ginting, Engkelengi Sebayang berharap kepada dinas terkait, agar memperbaiki saluran irigasi ke areal persawahan mereka.
Sementara Pj Kepala Desa Lau Kapor Gembira Ginting membenarkan, bahwa saat ini petani sawah di desanya telah beralih menanam jagung akibat saluran irigasi yang rusak. Dia juga telah meminta kepada Pemkab Tanah Karo agar saluran irigasi yang sudah 8 tahun tak 
berfungsi diperbaiki kembali. (SRS)

Keterangan foto : warga Desa Lau Kapor menunjukan lahan seluas sekitar 70 ha yang berubah menjadi lahan kering untuk tanaman jagung..

Share it:

Central daerah

Central Marcomm

NEWS

Post A Comment:

0 comments: