BALIGE, Centralonline
Dua hari menjelang pelaksanaan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) di Balige Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sortali laris dijual kepada khalayak ramai.

Sortali itu, panjang sekitar 30-60 cm dan lebar 10 cm itu, terbuat dari benang khas batak bermotif ulos Batak yang pemakaiannya diikatkan dikepala.

Sortali hasil tenunan pengrajin dan mesin bertuliskan "Horas Tobasa" itu sudah disyaratkan panitia dan Pemkab Tobasa untuk dipakai peserta dan pengunjung saat Karnaval.

Beberapa SKPD telah menyiapkan untuk peserta Karnaval, namun karena pengunjung dalam jumlah yang membludak, Sortali pun jadi bahan carian  masyarakat.

Sekitar sepuluhan penjual Sortali mengatakan, dua hari menjelang KKPDT, sudah banyak masyarakat membeli Sortali, sebelum hari H, ratusan Sortali sudah habis terjual.

Pengakuan boru Siahaan yang juga pemilik toko kelontong di Jl SM Raja, dianya menjual Sortali hampir seratusan sampai hari H, dengan harga Rp 30.000 sampai dengan Rp 50.000.

Keuntungan yang diraihnya, untuk 1 buah Sortali sekitar Rp 5000 sampai dengan Rp 10.000 per potong, begitu juga dengan pedagang lainnya.

Diperkirakan hasil penjualan Sortali itu, sekitar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah), karena begitu antusiasnya pengunjung untuk melihat secara langsung Karnaval dan kehadiran Jokowi Presiden RI ke 7. (MT)



Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours