Peluang Emas Sekaligus Ancaman Bagi Pariwisata Karo
Oleh: Janni Ginting (Harian Central, Biro Karo)

     
   Pemerintahan Jokowi-JK sangat serius membangun Indonesia segala sektor, tak terkecuali sektor pariwisata tanah air. Dalam pembangunan sektor pariwisata tersebut salah satu yang menjadi perhatian pemerintahan saat ini adalah mewujudkan Danau Toba menjadi salah satu destinasi  wisata dunia.

   Keseriusan ini telah di tunjukkan dengan membentuk Badan Otorita Danau Toba, yang akan menjadi alat penggerak untuk mewujudkan Danau Toba menjadi Monaco Asia.
Kabupaten Karo adalah salah satu bagian dari 7 (tujuh) kabupaten di Sumatera Utara yang ambil bagian dalam program menuju Danau Toba menjadi 10 “Bali baru” di Indonseia. Kita bangga dan bersyukur atas keadaan ini.
   Kita percaya Pemkab Karo, terutama Dinas Pariwisata sudah menyipkan langkah langkah konkrit yang harus di kerjakan Kabupaten tentunya dengan panduan Menteri Pariwisata, karena Danau Toba harus di bangun dengan konsep Single Destination Single Management.
   Seperti penuturan Arif Yahya  Danau Toba di kelola oleh 7 (tujuh) bupati yang menjadi “CEO” pengembangan Danau Toba. Dengan kata lain Pemkab Karo dan Dinas Pariwisata Karo harus berkoordinasi dengan ke 7 (tujuh) “CEO” dari kabupaten lain.

   Melalui percakapan dengan seorang Tokoh muda Karo beberapa waktu yang lalu mengenai Danau Toba menuju Destinasi Wisata dunia, Kabupaten Karo memiliki peluang emas sekaligus tantangan (ancaman) bagi pariwisata daerah ini. Kota Berastagi adalah kota yang sudah eksis sejak lama menjadi tujuan wisata turis lokal dan internasional. Menurut tokoh muda ini hal tersebut dapat tergerus kalau kita semua, Pemkab, tokoh masyarakat dan pemerhati pariwisata Karo tidak sigap menangkap peluang dan ancaman yang ada.
   Pemkab Karo melalui Dinas Pariwisata dapat menyusun paket wisata Karo yang “komplit nan lengkap” yaitu Paket wisata; Air Panas (Hot Spring), Berastagi, Sinabung Volcano, Sipiso piso, Taman Simalem dan Tongging. Menurut tokoh muda ini, di Tongging bisa di bangun dermaga kapal cepat yang dapat mengelilingi Danau Toba dan pulau Samosir. Di sekitar Sipiso piso dan Tongging akan di bangun hotel hotel berbintang untuk menunjang paket wisata nan lengkap ini. Peluang yang sangat realistis ini lebih cepat terwujud jika Pemkab Karo dan Dinas Pariwisata dapat bergerak cepat membuat program dan  menawarkan kepada investor semua stakeholder.



Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours