SMPN 1 Pakai CCTV di Ruang Ujian

Share it:
MEDAN | CENTRAL
    Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs sederajat di Sumut berlangsung lancar. Sebanyak 263.453 siswa yang berasal dari 3.336 sekolah memulai ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia tanpa masalah yang berarti.

    Pantauan di lapangan melalui layar CCTV yang disediakan SMP Negeri 1 Medan, sebanyak 410 siswa yang mengikuti ujian terlihat serius dan konsentrasi menjawab satu demi satu dari 50 soal yang ada di naskah ujian.

    Minimnya kendala saat mengerjakan soal ujian ini diakui siswa SMP Negeri 1 Medan, Arif. Kata dia, soal ujian berbentuk pilihan berganda bisa diselesaikannya dengan baik.


    "Semua soal bisa aku selesaikan. Semua soalnya sudah pernah diajarkan di kelas. Tidak ada yang aneh dan diluar dari pelajaran selama ini," ucapnya.

    Senada, Alif, siswa SMP Negeri 2 Medan juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, meski dirinya khawatir saat akan mulai ujian, namun saat naskah ujian dibagikan, semua bisa diselesaikan.

    "Mudah-mudahan bisa menjawab semua. Percaya diri saja saat mengerjakan, karena sudah berkali-kali ikut try out di sekolah dan di tempat les," terangnya.

    Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Medan, Adlan menuturkan, untuk mengasah kemampuan siswa, sekolah terus berupaya memberikan yang terbaik. Sebelum pelaksanaan UN, sudah dilakukan 10 kali try out dengan didukung beberapa lembaga pendidikan.

Sebelum pelaksanaan UN, lanjutnya, sekolah juga melaksanakan doa bersama menghadapi UN. Ini dilakukan agar siswa lebih percaya dengan kemampuan sendiri dan dapat mengikuti UN dengan baik.

Untuk memantau dan menjamin pelaksanaan UN dapat berlangsung dengan baik, terang dia, sekolah juga mengaktifkan pengawasan via kamera CCTV di 21 ruang ujian yang dipakai.

    Anggota Komisi B DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen menyambut baik pengawasan UN melalui CCTV yang dilakukan SMP Negeri 1 Medan. Menurutnya, langkah yang dilakukan SMP negeri terbaik di kota Medan ini perlu dicontoh oleh SMP lainnya.
Menurut dia, berdasarkan pantauan tim Komisi B DPRD kota Medan, hari pertama UN tingkat SMP/MTs sederajat sangat tertib. 

Belum ada ditemukan siswa dapat bocoran kunci jawaban.

    "Mudah-mudahan bisa mengikuti ujian dengan tertib, sehingga bisa menjadi generasi penerus bangsa yang baik," sambung anggota Komisi B DPRD kota Medan lainnya, M Yusuf.

    Saat memantau pelaksanaan UN, Plt Gubsu Erry Nuradi menyatakan pelaksanaan UN akan bisa menyetarakan kualitas pendidikan, sehingga diharapkan ada pemerataan kualitas pendidikan di Sumut.

Dia juga berharap Kota Medan bisa mencapai kelulusan 100% untuk tingkat SMP/MTs sederajat.

    "Karena di Sumut, hanya ada 20 kabupaten/kota yang persentase kelulusan siswanya 100%, tidak termasuk kota Medan," jelasnya.

    Erry juga meminta agar guru merazia tas siswa untuk mengantisipasi penggunaan narkoba.
    "Dilihat, apakah ada mancis. Jangan siswa SMP sudah merokok, ini harus diantisipasi agar tidak terkena dampak narkoba," urainya.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar mengapresiasi upaya SMP Negeri 1 Medan dalam pelaksanaan UN 2016 yang menggunakan CCTV dalam pengawasan UN.

Hal ini, lanjutnya, menunjukan komitmen pihak sekolah untuk melakukan dan memperbaiki UN yang berintegritas.

    Ia berharap, langkah-langkah baik seperti yang dilaksanakan SMP Negeri 1 dapat dilakukan oleh sekolah lainnya. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan UN yang berintegritas.

    "Karena UN bukan lagi sebagai penentu kelulusan siswa. UN bertujuan untuk memetakan sekolah-sekolah yang berkomitmen dan terintegrasi," katanya.

    Dijelaskannya, tim Ombudsman juga merasakan perubahan yang baik pada pelaksanaan UN tingkat SMP 2016 di Medan.

Dari pemantauan yang dilakukan, sampai hari pertama ini, tidak ada menemukan dugaan kunci jawaban.

Hal ini sangat berbeda dengan pelaksanaan UN SMA 2016 dan SMP tahun 2015 dimana, pada hari pertama langsung ditemukan dugaan kunci jawaban. 

    
    Pantauan Plt Gubsu dilanjutkan ke SMP 1 Sutomo Medan dan disambut Kepala Sekolah Tania Salim.

Menurut Tania jumlah peserta UN sebanyak 710 orang. Saat memantau UN di SMP Sutomo Medan Erry Nuradi sempat menyatakan apresiasinya atas keberhasilan SMA Sutomo sebagai sekolah Indeks Integrits terbaik di Sumut, meski tak UNBK. (Pul)   

editor : raymond simbolon
sumber : harian central

Share it:

Central kota

NEWS

Post A Comment:

0 comments: