Puting Beliung Hantam Kecamatan Pantai Labu 15 Rumah, 1 Mushola Rusak Berat

Share it:

PANTAILABU | CENTRAL
Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang, Sabtu (7/5) sekira pukul 12.00 Wib dilanda angin puting beliung, mengakibatkan 15 rumah mengalami rusak berat dan sebuah Mushola yang menimpa 5 desa yakni Desa Rantau Panjang, Bagan Serdang, Pematang Biara, Kelambir serta Desa Durian.

Pantauan wartawan Central saat turun ke lokasi bersama Sekcam Pantai Labu, Rusli dan Plt Kades, kerusakan yang agak parah terjadi di Desa Rantau Panjang yaitu sebuah Mushola rusak, tiang listrik PLN dan pohon-pohon tua bertumbangan.

Zein (34) warga Bagan Serdang yang menyaksikan kejadian itu mengatakan, sekira pukul 12.00 Wib dia melihat angin bergulung-gulung datangnya dari Utara atau dari laut menuju ke daratan.

Menurut Zein, setelah terlebih dahulu menghantam pohon bakau yang berada di bibir pantai, langsung menghantam ke pemukiman warga mengakibatkan sejumlah rumah rusak dan kemudian turun hujan lebat. Warga tidak menyangka angin puting beliung dan hujan ini terjadi, karena di daerah tersebut sedang musim kemarau, ujarnya.

Paska terjadinya bencana puting beliung tersebut, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deliserdang Darwin Surbakti yang didampingi Camat Pantai Labu Ayub MSi, Minggu (8/5) sore menyerahkan bantuan berupa 50 paket sembako kepada para korban bencana angin puting beliung.

Camat Pantai Labu Ayub MSi mengatakan, bantuan yang diberikan secara spontan ini merupakan kepedulian pemerintah pada warga yang tertimpa musibah, guna membantu mengurangi beban warga. Selanjutnya, kita juga akan usahakan bantuan lainnya, ujar camat.

Hingga kini pihak Kecamatan Pantai Labu KabupatenDeliserdang masih terus melakukan penghitungan rumah yang rusak akibat diterpa angin puting beliung, Minggu (8/5). Bencana alam ini terjadi pada Sabtu (7/5) siang sekira pukul 13.00 WIB.

Camat Pantai Labu menyebut kalau berdasarkan laporan yang masuk kepadanya untuk sementara ada 44 unit rumah yang rusak. Kerusakan terjadi dibeberapa desa seperti desa Rantau Panjang, Bagan Serdang, Pematang Biara dan Durian.

"Sekarang masih kami hitung terus ini. Ada di empat Desa sementara ini," ujar Ayub.

Menurutnya ada perbedaan data yang dimiliki oleh Tim Tagana dengan aparat pemerintahan desa. Jika berdasarkan data Tagana ada 15 rumah saja yang rusak namun untuk data dari Kepala Desa ada 44.

"Kalau yang rusak berat hanya satu rumah aja kata orang Tagana. Kepala Desa mungkin yang ringan ringan pun didatanya juga makanya banyak," kata Ayub.

Berdasarkan pengamatan rumah yang rusak ini rata rata adalah rumah yang terbuat dari tepas. Atas kejadian ini wargapun saling bantu membantu untuk gotong royong memperbaiki rumah yang rusak.

Sementata itu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KabupatenDeliserdang turun kelokasi untuk memberikan bantuan sembako kepada korban. Tampak yang langsung memberikan bantuan adalah PltBPBD Darwin Surbakti.(Idris/TM)
Share it:

Central daerah

NEWS

Post A Comment:

0 comments: