Plt Gubsu : IPA Sunggal Diharapkan Dapat Tingkatkan Pelayanan

Share it:


MEDAN | CENTRAL
Sekaitan penyertaan modal untuk BUMD yang berada di jajaran Pemprovsu, Plt Gubsu menegaskan belum bisa melaksanakannya hingga 2017, karena harus melunasi hutang kepada kabupaten/kota di Sumut.

Karena menurut, Erry sesuai dengan kewajiban pertama dari audit BPK adalah menyelesaikan hutang kepada kabupaten dan kota. Dimana untuk tahun 2014 Pemprovsu sudah membayar hutang Rp2,2 triliun, yang berlanjut pada 2015 dan 2016 hingga 2017, hutang tersebut baru selesai

Plt Gubsu juga menegaskan bisa saja ada keikutsertaan investor menanamkan modalnya di PDAM Tirtanadi akan tetapi harus melalui KSO ataupun dengan ketentuan yang berlaku.

Pemprovsu bisa melakukan penyertaan modal kepada BUMD apabila telah selesai melakukan pembayaran hutang, tidak penanaman modal untuk PDAM akan tetapi kepada Bank Sumut, dimana saat ini saham Pemprovsu 51 persen, ini bisa ditingkatkan penyertaan modalnya.

"Tirtanadi harus bekerja keras agar meningkatkan jumlah pelanggan dan meningkatkan produksi dan kualitas air untuk masyarakat Sumut dan Kota Medan umumnya," katanya.

Belum Berikan PAD
Tirtanadi, kata Erry, belum bisa memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemprovsu karena belum menjangkau masyarakat di wilayah layananannya secara menyeluruh.

Jika ada keuntungan, Erry berharap, Tirtanadi tidak pernah lupa menginventasikan sebagian keuntungannya untuk peningkatan pelayanan.

IPA Sunggal
Plt Gubsu Erry Nuradi berharap dengan peresmian pengembangan/uprating IPA Sunggal milik PDAM Tirtanadi Sumatera Utara dapat meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

"Terlebih dengan bisnis plane yang telah diajukan PDAM, maka diharapkan masyarakat yang belum terjangkau air bersih bisa terlayani sehingga diharapkan pada tahun ini bisa mencapai target 80 persen dari target 100 persen”, ujar Plt Gubsu Erry Nuradi didampingi Direktur PDAM Tirtanadi, Sutedi Raharjo, usai meresmikan Uprating IPA Sunggal dan Hallo serta Website PDAM, Senin (09/05).

Erry menegaskan agar direksi bersama jajaran PDAM Tirtanadi lebih kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena untuk saat ini penambahan kapasitas 2.400 liter perdetik.

Tentunya didukung dengan kontak layanan konsumen Hallo Tirtanadi 1500-922 dan Website, masyarakat pelanggan bisa menyampai keluhan dan saran demi meningkatkan pelayanan.

Menjawab kendala soal permodalan dalam mendukung pelayanan yang dihadapi PDAM Tirtanadi, Plt Gubsu menegaskan sampai ini pihak Pemprovsu tidak memungut PAD dari PDAM Tirtanadi, karena target pelayanan masih dibawah 80 persen.

Meskipun sudah mencapai target 80 persen nantinya, Apabila pihak PDAM Tirtanadi sangat membutuhkan dana dalam pelayanan maka bisa saja pihak Pemprovsu tidak memunggut PAD walaupun sudah melewati target yang telah ditentukan.(ALI)

editor : raymond simbolon
sumber : harian central

Share it:

Central kota

NEWS

Post A Comment:

0 comments: