MEDAN | CENTRAL
Warga Jalan Inspeksi Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Marelan resah dengan ulah Ali, pengusaha Panglong Sumber Jaya (SJ) yang berkarakter membandel menutup akses lalu-lintas yang telah menjadi fasilitas umum di daerah tersebut.

Walau diketahui pihak Muspika setempat, sudah berulangkali memberikan teguran bahkan sampai kepada pembongkaran, namun tetap saja Ali terkesdan tidak peduli, dengan kembali mengulangi perbuatannya menimbun jalan umum.


Kepada wartawan, Senin (16/5),  Acek Seng Hui (68) warga Lingkungan 21 Gg Buntut merasa terganggu. Apalagi kemarin saat saudaranya sakit dan hendak dibawa kerumah sakit, namun truk pengangkut material milik panglong SJ memalang jalan sehingga membuat warga kesulitan untuk melintas di jalan itu.

Parahnya, oknum pengusaha ini berani menimbun tanah pembatas yang dibuat Dinas PU Pemko Medan. Anehnya, setelah dilaporkan kepada pihak yang berwenang, tetapi sampai sejauh ini tidak ada tindakan nyata di lapangan. Kini sepertinya pengusasa Panglong Sumber Jaya ini kebal hukum dan tidak takut dengan Muspika.

Mantan Ketua BMI (Banteng Muda Indonesi) Kecamatan Marelan, Erwin Hasibuan dan juga wakil ketua KNPI  Kecamatan Marelan merasa  berang dengan ulah pengusaha Panglong SJ yang tidak memiliki kepedulian akan lingkungan sekitar.

Oleh karenanya diharapkan kepada pihak Pemko Medan untuk mengambil sikap dan menyikapi persoalan ini dengan mengedepankan kepentingan masyarakat. Jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut, dikawatirkan akan menimbulkan perselisihan yang berkepanjangan, bahkan bisa saja warga yang apatis akan mengambil caranya sendiri dengan bertindak anarkis. (TON)


Ket foto: Timbunan materail pasir dan batu yang dilakukan Pengusaha Panglong Sumber Jaya menutup akses jalan warga. (CENTRAL/Anton Siahaan)
Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours