Skip to main content

PDIP Kota Medan Buka Banteng Music Festival


MEDAN | CENTRAL
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Medan membuka pertunjukaan pesta rakyat gratis dengan nama Banteng Music Festival, Sabtu (14/5) di Merdeka Walk.

DPC PDIP Kota Medan ingin agar anak muda di Medan dapat  menyalurkan kreasi dan bakat dalam bernyanyi dan bermain musik.

Ketua Panitia BMF, Boido HK Panjaitan SH kepada wartawan mengatakan, pagelaran kegiatan  Banteng Music Festival (BMF) yang memperlombakan  Paduan Suara dan kompetisi Band sengaja dibuat untuk memperingati hari ulang tahun PDIP secara nasional yang ke 43 Tahun.


"Di hari HUT PDIP yang ke 43 Tahun ini sekaligus Hari HUT Old Bung Karno yang ke 46. Bung Karno sebagai tokoh nasional yang sejak dahulu terus memberikan semangat dan motivasi kepada anak muda sebagai generasi penerus bangsa untuk membawa Negara Republik Indonesia menjadi Negara yang besar dan disegani di seluruh dunia. Jadi dengan HUT PDIP ke 43 Tahun, PDI-Perjuangan di seluruh Indonesia mengadakan acara seperti yang saat ini kita laksanakan. Kita berharap, kegiatan ini dapat setiap tahunnya terlaksana.  

Sehingga tujuan Partai berlambang kepala banteng ini dapat tercapai yakni lebih mendekatkan diri kepada masyarakat kota Medan, khususnya para kawula muda yang merupakan generasi penerus bangsa ke depan. Selain itu bibit-bibit yang dimiliki anak muda dapat tersalur  disini,” terang anggota DPRD Kota Medan ini.


Ditambahkan Boido, PDI Perjuangan ingin menunjukkan bahwa partainya merupakan milik semua masyarakat Medan khususnya para anak-anak muda di Medan.

Sebab, PDI Perjuangan merupakan tempat orang-orang yang berkarya. kedepan, partai ini akan di isi oleh generasi muda yang kreatif dan berkarya. Nantinya para pemenang pada kegiatan ini akan di tandingkan lagi dengan pemenang BMF yang dilaksanakan serentak di Sumut di lokasi PRSU Medan dan pemenang terbaik akan dibawa ke Jakarta untuk bertanding 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim SE menyebutkan, makna kegiatan yang dilaksanakan oleh PDI Perjuangan yakni dalam melanjutkan cita-cita juang pendiri bangsa Bung Karno untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

"Karena itu, seluruh anak-anak bangsa khususnya para pemuda harus bersatu, berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui pemantapan ajaran tri sakti Bung Karno dan nawacita Jokowi secara nyata dalam segala sendi kehidupan bangsa," sebut anggota DPRD Medan itu.

Untuk mewujudkan hal itu, sambung Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Medan itu, tentulah harus didukung terobosan-terobosan yang cerdas antara lain pengembangan ekonomi kreatif karya anak-anak muda Kota Medan seperti musik, animasi, film serta karya monumental berdaya saing di dunia Internasional.

"Generasi muda kreatif adalah aset bangsa. Karena itu, peringatan HUT PDI Perjuangan ke-43 tahun ini adalah aktualisasi nilai-nilai perjuangan partai yang memerlukan penyegaran kembali melalui kegiatan-kegiatan melibatkan seluruh komponen bangsa," sebutnya.

"Pasar rakyat atau pasar tradisonal tidak boleh terlindas oleh banyaknya Mall dan pasar modern yang 'menjamur' di daerah ini. Pasar rakyat atau pasar tradisioanal bukan hanya ruang ekonomi semata. Tetapi, harus bisa dijadikan potensi ekonomi kerakyatan. Mirisnya, saat ini keberadaannya semakin terpuruk dan termarjinalkan. Ini harus menjadi perhatian seluruh kader PDI Perjuangan khususnya Walikota Medan yang diusung oleh partai ini, "pungkasnya.

Walikota Medan, Drs Dzulmi Eldin MSi dalam kesempatan itu menyebutkan dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh partai tersebut membuktikan bahwa PDI-Perjuangan tidak melupakan tugas dalam terus melakukan sosialisasi politik kepada masyarakat Medan sehingga memiliki wawasan politik khususnya bagi para pemilih pemula.

"Diharapkan melalui kegiatan ini, PDI-Perjuangan mampu terus memberikan suri teladan yang baik dalam mendekatkan diri kepada masyarakat di Medan khususnya. Selamat Ulang Tahun PDI Perjuangan, semoga tetap menjadi partai rakyat," tandasnya.

Hadir pada acara BMF tersebut Wali Kota Medan, Wakil Walikota Medan, yang juga merupakan Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut, Ir Akhyar Nasution, Wakil Ketua DPD PDI-Perjuangan Sumut, Lancar Siahaan, Kapolresta Medan, Mardiaz Kusin serta sejumlah anggota DPRD Medan, Daniel Pinem, Edward Hutabarat serta sejumlah kader PDI-Perjuangan Medan. (Irw)

editor : raymond simbolon
sumber : harian central

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…