Pusat Studi Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Luas

Share it:

MEDAN | CENTRAL
Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Dr HM Isa Indrawan SE MM mengingatkan, pusat studi tidak harus berorientasi kepada income generating(meningkatkan pendapatan) tetapi yang lebih penting bagaimana hasil karya dan usahanya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.


Hal itu ditegaskan rektor saat melantik delapan pusat studi yang bernaung di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unpab, di Gedung Perpustakaan kampus tersebut, Jalan Gatot Subroto Km 4,5 Medan, Rabu (13/4)
Kegiatan dirangkai dengan workshop bertema "Strategi Pengembangan Pusat Studi dalam Meningkatkan Income Generating" dengan narasumber Prof Dr Ritha Dalimunthe MEc, Ketua Cikal USU.

Menurut Isa Indrawan, dosen harus memiliki daya kreatifitas tinggi di pusat studi sehingga mampu mencari peluang kerja sama dari pihak luar kampus, baik pemerintah daerah (Pemda), perusahaan maupun dari luar negeri.

“Saya harapkan cikal bakal pusat studi nantinya adalah mampu melahirkan suatu karya penelitian dan pengabdian yang mampu dikomersialisasikan secara luas, baik di dalam maupun di luar negeri,” tandas rektor.

Ketua LPPM Unpab Rusiadi SE MSi mengatakan, pembentukan pusat studi sangat mendukung akreditasi institusi yang termasuk dalam poin penilaian kinerja LPPM Unpab di Simlitabmas Dikti.

“Dengan banyaknya pusat studi, akan banyak pula output kerja sama dan proyek serta income generating yang dihasilkan guna meningkatkan poin pemeringkatan Unpab di Kemenristek Dikti,” kata Rusiadi.

Pembentukan pusat studi di LPPM Unpab, tambahnya, untuk menjembatani hasil karya akademisi dengan dunia bisnis dan lingkungan birokrasi. Di sini, pusat studi diharapkan mampu melahirkan berbagai komersialisasi hasil penelitian dari para dosen dan mahasiswa Unpab.

“Karenanya, LPPM Unpab juga membentuk Sentra Hak Kekayaan Intelektual (Haki), Sentra Jurnal Internasional dan Sentra Inkubator yang diharapkan mampu mendorong lahirnya kreatifitas jajaran akademisi Unpab,” tutur Rusiadi.

Adapun pengurus delapan pusat studi periode 2015-2018 yang dilantik, Pusat Studi Kajian Hukum dan Konstitusi diketuai Surya Nita SH MH, Pusat Studi Pendidikan, Kajian Metafisika dan Islam, Seni dan Budaya serta Filsafat diketuai Hadi Suprapto SPdI SkomI, Pusat Studi Ekonomi dan Bisnis, Kebijakan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat diketuai Rusiadi SE MSi.
Selanjutnya, Pusat Studi Penerapan Sains dan Energi Terbarukan diketuai Solly Aryza Lubis ST MEng, Pusat Studi Lingkungan dan Pengendalian Hayati diketuai Prof Dr R Hamdani Harahap, Pusat Studi Arsitektur dan Perkotaan diketuai oleh Dr Bhakti Alamsyah MT, Pusat Studi Informatika dan Rekayasa Komputerisasi diketuai Darmeli Nasution SKom MKom dan Pusat Studi Pertanian dan Ketahanan Pangan diketuai Dr Sarim MP. (Pul)


Editor ; Raymond simbolon
Sumber : harian central

Share it:

Central kota

NEWS

Post A Comment:

0 comments: