MEDAN | CENTRAL
 Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut mengungkap praktik perjudian game tembak ikan di Millenium Plaza, Medan Helvetia.

Usai diintai selama tiga minggu, tiga karyawan ditangkap dan ditetapkan tersangka, Selasa (26/4).
Kasubdit Jahtanras Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu mengatakan, ketiga pelaku adalah Antoni alias Opong (21) warga Jalan Gereja Desa Indra Saksi Tanjung Balai, Herman (32) warga Jalan Danau Jempang, Gang Mati Medan Barat, dan Kwe Kian Hin alias Ahin seorang pria paruh baya berusia 72 tahun warga Jalan Merbau, Sekip, Medan Petisah.


"Tiga orang kami tetapkan tersangka. Opong yang masih mahasiswa, Herman, dan seorang Ahin yang bertugas menukar hasil voucher yang dikerjakan oleh Herman," kata Faisal Napitupulu.

Ketiga karyawan ini ditangkap bersama lima pemain lainnya yang dijadikan saksi. Pengungkapan kasus judi yang difasilitasi Millenium Zone ini terbongkar usai petugas polisi menyaru sebagai pemain.

"Petugas mengamankan delapan orang yang berada di lokasi Millenium Zone. Itu usai petugas menyaru sebagai pemain judi game modus tembak ikan. Tiga orang tersangka dan lima lainnya dikenakan wajib lapor usai dijadikan saksi," beber Faisal.

Antoni alias Opong yang ditemui dengan pakaian tahanan merah mengaku belum lama bekerja di lokasi itu. Ia mengakui ditangkap dalam kasus judi modus tembak ikan karena berperan sebagai penukar uang menjadi voucher koin.

"Belum lama aku. Baru tiga mingguan," kata pemuda berusia 21 tahun ini.

Atas tindak pidana ini, mereka ditetapkan sebagai tersangka dengan jerat Pasal 303 Ayat (1) ke 2e KHUPidana dan hukuman penjara di atas lima tahun.

Editor : raymond simbolon

Sumber : tm
Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours