Pemprovsu Apresiasi Paduan Suara Internasional

Share it:


MEDAN | CENTRAL
Pemprovsu sambut baik dan mengapresiasi kegiatan Kompetisi Paduan Suara Internasional The 1st North Sumatra International Choir Competition yang akan dilaksanakan tanggal 18-24 Juli 2016.


"Pemprovsu sangat bangga dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya dengan kegiatan ini, apalagi kegiatan bertaraf internasional ini Sumatera Utara menjadi tuan rumah," ujar Sekdaprovsu Hasban Ritonga saat menerima audiensi Panitia Kompetisi Paduan Suara Internasional di ruang kerja Sekdaprovsu Kantor Gubsu, Kamis (7/4).

Rombongan panitia yang hadir diantaranya Ketua Panitia Jones Celnov Lubis, Sekretaris RO Coky Sitorus, Bendara Hotkita Banuarea, Bagian Peralatan Horas Simangunsong, Humas Andini Sembiring dan Oki.

Sedangkan Sekdaprovsu didampingi Assiten Kesos Setdaprovsu Zulkarnain, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Elisa Marbun, Kepala Biro Binkemsos Setdaprovsu M Yusuf, Pejabat Eselon III Dinas Budpar Provsu, dan mewakili Kepala SKPD Dinas Kominfo Provsu.

Kegiatan yang bertaraf internasional ini tentunya sangat baik karena lanjutnya manfaatnya juga sangat besar. "Bukan hanya untuk peserta paduan suara, juga untuk masyarakat Sumatera Utara," sebut Hasban.

Dikatakannya, kegiatan ini bukan hanya kompetisi paduan suara, karena dengan adanya kegiatan ini yang mengambil tempat di Parapat dan Laguboti Provinsi Sumatera Utara tentunya kawasan Danau Toba yang merupakan kawasan Wisata Sumatera Utara akan lebih dikenal masyarakat dari daerah lain dari luar provinsi Sumatera Utara bahkan masyarakat internasional yang merupakan peserta dari paduan suara.

 "Kegiatan ini merupakan salah satu media yang sangat baik untuk promosikan kawasan wisata Danau Toba," kata Sekdaprovsu.

Pada kesempatan itu Hasban juga berpesan kepada Panitia agar bekerja semaksimal mungkin dan tetap menjaga nama baik Provinsi Sumatera Utara. Karena bukan hanya masyarakat Indonesia saja yang menjadi pesertanya, tetapi juga masyarakat dari negara lain.

Menjadi tuan rumah, lanjut Hasban tentunya panitia harus benar-benar mempersiapkan pelaksanaan kegiatan ini dengan baik, agar nantinya para peserta dari luar daerah dan dari luar negeri mendapat keamanan, kenyamanan dalam berkompetisi, bahkan dapat memperkenalkan kepada masyarakat di daerahnya tentang kenyamanan dan keamanan serta keindahan dari kawasan Danau Toba yang ada di Sumatera Utara. Untuk itu, perlu melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan masyarakat, demi keamanan dan kenyamanan dan tentunya untuk nama baik Sumatera Utara," sebut Sekdaprovsu.

Selain itu, Sekdaprovsu juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari masyarakat Sumatera Utara kepada pemerintah pusat yang ingi menjadikan danau toba menjadi objek wisata bertaraf internasional. Oleh karenanya Pemprovsu sangat mendukung kegiatan ini. "Pemprovsu berharap koordinasi dengan semua pihak dan keprofesionalan dari panitia acara ini akan berjalan dengan sukses," ujar Hasban.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Jones Celnov Lubis mengatakan, bahwa lembaga deualu membentuk kepanitian untuk mengadakan kompetisi paduan suara internasional yang bernama The 1st North Sumatra International Choir Competition. Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan mulai tanggal 18-24 Juli 2016 dan mengambil tempat. Kegiatan ini mengangkat Tema Let's Sing For Peace. "Dengan nyanyian ini kita membawa kedamaian," sebutnya.

Dengan kegiatan ini, juga diisi dengan workshop, seminar, eksebisi (pameran). Dengan pameran yang ada lanjut Jones panitia mengharapkan partisipasi dari kabupaten-kabupaten untuk membuka stan-stan tentang ragam budaya masyarakat yang ada di sekitar kawasan danau toba dan juga Sumatera Utara. Juga diharapkan partisipasi dari perusahaan-perusahaan swasta, sponsor-sponsor yang telah bekerjasama dengan panitia.

Sedangkan peserta, disebutkan Jones dari Indonesia lebih kurang 41 tim paduan suara, dari luar negeri ada 8 tim yang berasal dari Latvia, Philipina, Macao, Hongkong, Malaysia dan Singapura yang sudah mendaftar. Diharapkan ada 15 tim dari luar negara. 1 tim lanjutnya terdiri dari 30-40 peserta selain dari oficial. Juri berasal dari luar negeri 7 dan 4 dari Indoensia. "Kemungkinan acara ini akan dihadiri hingga seribuan peserta," kata Jones.

Selain untuk kompetisi paduan suara, panitia juga berharap daerah wisata danau toba akan lebih dikenal yang merupakan daerah wisata Sumatera Utara dapat lebih dikenal oleh daerah lain dan juga masyarakat internasional dari luar negeri. "Dengan ini diharapkan kawasan wisata danau toba Sumatera Utara bisa menjadi tujuan wisata internasional," ujar Jones.

Untuk itu Jones sangat mengharapkan Pemprovsu dapat mendukung dan membantu panitia agar kegiatan ini benar-benar dapat terlaksana dengan baik dan sukses. "Dengan dukungan dari Pemprovsu dan masyarakat Sumatera Utara panitia berharap Sumatera Utara dapat menjadi tuan rumah yang baik dan tujuan wisata Sumatera Utara lebih dikenal dunia internasional," kata Jones.(MAR)

Share it:

Central daerah

NEWS

Post A Comment:

0 comments: