Pemakai Sabu di Tebing Tinggi Divonis 4,5 Tahun Penjara

Share it:

TEBING TINGGI ! CENTRAL
Terbukti bersalah atas dakwaan kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu dalam proses persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Tebingtinggi Deli, Rabu (6/5), terdakwa Muhammad Nur alias Kinoi divonis majelis hakim yang diketuai Darma SH dibantu hakim anggota Albon Damanik SH dan Br Gultom SH dengan hukuman selama 4 tahun 6 bulan penjara.

Terdakwa Kinoi ditangkap petugas Sat Narkoba Polres Tebingtinggi pada hari Rabu tanggal 7 Oktober 2015 di Jalan Kebun Buah Kelurahan Tanjung Marulak Hilir Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi atas kepemilikan narkoba. Saat itu, saksi Syaqtillah dan M Fadli, petugas kepolisian mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang melakukan penyalahgunaan narkotika.

Setelah mendapat informasi dan ciri-ciri terdakwa, para saksi melakukan penyelidikan dan pengintaian, terlihat dua orang laki-laki dengan ciri-ciri yang disebutkan oleh informan, setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian ternyata kedua laki-laki tersebut ciri-cirinya sesuai dengan informan dan terlihat sedang melakukan penyalahgunaan narkotika.

Saat dilakukan penggerebekan dan penangkapan oleh petugas kepolisian, salah satu dari dua pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor, sedangkan terdakwa Kinoi yang tertinggal dengan rekannya berhasil ditangkap petugas. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik transparan kecil berisikan serbuk kristal diduga shabu, kemudian terdakwa serta barang bukti dibawa ke kantor polisi guna dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap terdakwa, diperoleh informasi bahwa dirinya memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dengan cara membeli dari seseorang bernama panggilan Ucok Baba (DPO) di Jalan Taman Bahagia Kelurahan Tanjung Marulak Hilir Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi seharga Rp 80.000 dan setelah itu Ucok Baba kabur sehingga ditetapkan sebagai DPO.(Kim/Tanjung).

Editor : Raymond simbolon
Sumber : harian central
Share it:

Central daerah

NEWS

Post A Comment:

0 comments: