Mahasiswa ITM Bantu Konsep Pekerjaan Tol Medan-Toba

Share it:

MEDAN | CENTRAL
Empat mahasiswa teknik pertambangan Institut Teknologi Medan (ITM) mengeluarkan konsep penelitian yang dapat membantu proses pekerjaan jalan to Medan menuju Toba yang sedang dicanangkan Presiden Jokowi.


"Awalnya kita butuh jarak 2-4 kilometer jalan dari Aek Nauli ke Parapat, jika sudah ada terowongan jaraknya hanya 1-3 kilometer,” kata pemimpin penelitian mahasiswa teknik pertambangan ITM Imam, kemarin.

Dijelaskannya, berangkat dari keresahannya menapaki jalan yang berliku-liku menuju ke daerah wisata parapat. Empat orang yang tergolong dalam tim penelitian dari ITM dibantu dosen pembimbing Dr Tengku Tibri MT melakukan penelitian untuk membuat terowongan dari Aek Nauli ke Parapat sejak 2014.

Ia mengklaim bahwa timnya sudah lebih dahulu mempublikasikan penelitiannya dalam Seminar Nasional Geomekamika III di Hotel Santika, Jakarta tahun lalu.

"Penelitian kami mungkin bisa membantu proses pengerjaan jalan tol Medan-Toba yang sedang dicanangkan oleh Bapak Jokowi. Karena pada dasarnya kami mengetahui kondisi masa batuan,sistem dan tipe penyangga yang dibutuhkan dalam proses pembuatan terowongan,"lanjutnya.

Menurut Imam, pembuatan terowongan memiliki banyak metode-metode dalam proses pengerjaannya. Umum digunakan untuk pengerjaan terowongan mengunakan pemboran dan peledakan atau penggunaan TBM (tunner borc mechine) yang masing-masing memakan waktu lama.

Sementara Kahumas ITM M Vivahmi SH MSI menjelaskan, teknik pertambangan adalah suatu disiplin ilmu keteknikan/rekayasa yang mempelajari tentang bahan galian/sumberdaya mineral, minyak, gas bumi, dan batubara mulai dari penyelidikan umum (propeksi), eksplorasi, penambangan (eksploitasi), pengolahan, pemurnian, pengangkutan sampai ke pemasaran sehingga dapat dimanfaatkan oleh manusia.

Kerekayasaan teknik pertambangan mencakup perancangan,eksploitasi menemukan dan menganalisa kelayakan tambang,metode eksploiasi menentuhkan teknik penggalian perencanaan dan pengontrolannya dan pengolahan bahan tambang yang berwawasan lingkungan pendidikan ditekankan pada kemampuan analisis maupun praktis (terapan) untuk tujuan penelitian maupun aplikasi praktis (Pul)

editor : raymond simbolon
sumber : harian central

Share it:

Central kota

NEWS

Post A Comment:

0 comments: