Kedepan Para Pengkotbah Harus Miliki Sertifikat

Share it:

TEBING TINGGI | CENTRAL
Walikota Ir.H Umar Zunaidi Hasibuan,MM, mengatakan guna mengantisipasi pengajaran yang bertentangan dengan norma hukum serta melenceng dari akidah agama, kedepan para pengkotbah harus memiliki sertifikat dari agamanya masing-masing.

Hal itu untuk menghindari terjadinya penyimpangan-penyimpangan dalam melakukan kegiatannya dalam memberikan penyuluhan penegakan dan pembinaan kepada umat, demikian ditegaskan Umar  Zunaidi Hasibuan dalam pertemuan lintas sektoral unsur Muspida plus di gedung balai Hj.Sawiyah, Senin(18/4).


Dikatakan, nanti para ulama akan diberikan penambahan ilmu pengetahuan dengan pelatihan tentang Narkoba dan teroris, dengan harapan para ulama dan umaro akan semakin paham dan mengerti secara rinci tentang sosialisasi dalam memberikan pencerahan dan penyuluhan kepada umat.

Ketua MUI  H.Ahmad Dalil Harahap menyarankan agar Kepala Lingkungan sebagai membantu Pemerintah kota hendaknya dapat mengantisipasi dan mewaspadai aksi kejahatan kriminal Narkoba dan teroris. Kepling  diharap dapat menjadi garda terdepan dalam pemberantasan aksi kejahatan, bukan malah sebaliknya, sebagai pengguna apalagi pengedar narkoba,cetus ketua MUI.

Menanggapi  harapan MUI, Walikota menyatakan tidak akan memberikan toleransi apapun terhadap oknum Kepala Lingkungan yang terlibat narkoba. "Sampai saat ini baru kelurahan Bandar Utama Kecamatan Tebing Tinggi Kota yang berani memasang plank bahwa wilayahnya Bebas Narkoba, gerakkan moral itu hendaknya dapat di-ikuti oleh kelurahan lainnya,"harap Walikota.

Ketua PA Tebing Tinggi, menyatakan apa yang terjadi saat ini berawal dari rumah tangga kita masing-masing,  dengan kondisi zaman yang terus berkembang melalui berbagai alasan, untuk mengurus anakpun dikontrakan. 

"Tidak saja membersihkan halaman rumah, atau mencuci pakaian saja yang diupahkan kepada orang, tetapi untuk mengasuh dan membina anakpun juga diupahkan kepada orang lain, akibatnya anak lebih dekat dengan pengasuhnya dari pada orang tuanya sendiri, hal semacam ini tidak benar," katanya. 

Kajari Tebing Tinggi H.Fajar Rudi Manurung,SH.MH menyampaikan Bakorpakem Tebing Tinggi merupakan Bakorpakem ke 2 setelah Tasikmalaya. Dia berharap jangan terus menindas mereka yang sesat.

"Mari kita bina dan arahkan kembali kejalan yang benar, sedangkan musuh kita yang paling berbahaya adalah Narkotika, jangan pernah takut untuk melakukan perang secara terbuka terhadap Narkotika,semua elemen masyarakat tanpa terkecuali harus dapat memeranginya,jangan hanya berharap kepada petugas saja,"ujar  Kajari.(Kim)

editor : raymond simbolon
sumber : hc
Share it:

Central daerah

NEWS

Post A Comment:

0 comments: