Gadaikan Honda Vario Milik Teman Oknum Anggota Polres Humbahas Ditahan

Share it:
TEBING TINGGI | CENTRAL
Anggota kepolisian Resort Humbang Hasundutan, Brigadir Polisi CFS (40) warga Jalan Bhayangkara Kompleks Setia Bakti Sei Segiling Kelurahan Tebingtinggi Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi ditahan di Mapolres Tebingtinggi setelah melakukan aksi penipuan terhadap temannya pemilik sepeda motor Honda Vario.

Keterangan yang diperoleh, Kamis (28/4), Kasubbag Humas Iptu MT Sagala membenarkan adanya penangkapan terhadap Brigadir CFS. Oknum polisi itu ditahan setelah pada, Sabtu (5/3) 2016 lalu, korban Muhammad Wahyudi (30) warga Jalan Batu Bara Kelurahan Satria Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi yang juga merupakan teman pelaku datang ke rumah Brigadir CFS dengan mengenderai sepeda motor Honda Vario.


Sesampai di rumah pelaku, Brigadir CFS meminjam Vario milik korban Muhammad Wahyudi, lalu bersama isterinya pelaku pergi mengenderai motor tersebut.

Kemudian  korban pun menunggu pelaku dan istrinya pulang. Meski telah ditunggu seharian dikediaman pelaku, Brigadir CFS serta isterinya tidak kunjung kembali mengenderai sepeda motor Vario miliknya. 

Keesokan harinya, korban Wahyudi kembali mendatangi kediaman Brigadir CFS, namun apes Vario BK 2859 TBB milik korban sudah tidak ada dikediaman Brigadir CFS. Saat itu Brigadir CFS mengaku jika sepeda motor miliknya itu telah digadaikan kepada seseorang dengan harga Rp 3 juta dan uang tersebut diserahkan Brigadir CFS kepada Wahyudi.

Selanjutnya, Sabtu (12/3) pagi, Brigadir CFS mendatangi rumah orang tua Wahyudi dan mengatakan jika Vario tersebut akan dikembalikan Brigadir CFS bila dirinya di beri pinjaman uang untuk menebusnya sebesar Rp 2 juta rupiah. Percaya dengan ucapan Brigadir CFS, ibu korban selanjutnya menyerahkan uang Rp 2 juta kepada pelaku, namun hingga saat ini sepeda motor Vario milik korban tidak kunjung dapat dikembalikan Brigadir CFS.


“ Sebelumnya  Brigadir CFS sempat meminta uang lagi sebanyak Rp 900 ribu rupiah dari korban Muhammad Wahyudi yang dibuat dengan pernyataan tertulis. Tetapi karena sepeda motor Vario miliknya tidak juga bisa dikembalikan, korban akhirnya melaporkan peristiwa ini ke Mapolres Tebingtinggi.” jelas Kasubbag Humas Iptu MT Sagala.  (Kim)


Editor : Raymond simbolon
Sumber : harian central
Share it:

Central daerah

NEWS

Post A Comment:

0 comments:

Babinsa dan PPL Dampingi PokTani Makmur Tanam Padi Menggunakan Transplanter

JEMBER-hariancentral.com: Tugas Pendampingan Babinsa bersama PPL merupakan bagian dari Upaya Khusus (Upsus) Program Ketahanan Panga...