APBD Sibolga Belum Disahkan Gara-gara Dinas PU "Semua Kegiatan di SKPD “Ngutang”

Share it:
SIBOLGA | CENTRAL
 Terhambatnya proses pencairan dana APBD tahun anggaran 2016 menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat Kota Sibolga.
Pasalnya, akibat APBD Sibolga belum cair, 4 bulan honorer Pemko Sibolga tidak gajian, dan hampir semua kegiatan yang dilakukan SKPD anggarannya terpaksa ngutang.
DPRD Sibolga yang tak ingin pihaknya disebut-sebut sebagai penyebab gantungnya pencairan APBD itu pun angkat bicara.

Wakil Ketua DPRD Sibolga Hendra Sahputra mengungkapkan, penyebab terlambatnya pencairan APBD akibat kesalahan dari Dinas Pekerjaan Umum Sibolga. Sebab dari 57 item yang dikoreksi untuk diperbaiki ulang, 37 kesalahan ada pada Dinas PU.
"Ternyata setelah kita rapat kemarin, dan setelah megkoreksi ada 57 item yang harus diperbaiki, dan itu sudah diperbaiki semua. Dari 57 item, 37 diantaranya yang paling banyak dikoreksi kesalahan dari Dinas PU," ujar Hendra kepada CENTRAL, Selasa (26/4) di ruang kerjanya.
Hendra menyebutkan, DPRD tidak ingin bermain soal anggaran, apalagi sampai menyangkut hak orang banyak. Dan DPRD tidak mungkin sembarangan mensahkan sesuatu jika masih ada kesalahan yang mestinya harus diperbaiki.
"Apa mungkin tanpa diperbaiki lalu kita setujui, itu kan tidak mungkin. Nanti jadi menyalahi pula. kita tidak mau menanda tangani kalau itu bermasalah. Karena kita nggak mau disalahkan kalau ada temuan disitu," kata dia.
Bagi Hendra, terjadinya banyak kesalahan pada Dinas PU yang mengakibatkan APBD terlambat, akibat kinerja PU menurun, dan terkesan main-main. Sehingga pekerjaan yang tiap tahun dilakukan bisa salah.
"Masa ini saja bisa salah, padahalkan ini pekerjaan rutin, karena setiap tahunnya mengajukan anggaran dan modelnya juga sama. lalu kenapa ini tidak bisa selesai dan banyak persoalan didalamny," tutur Hendra sembari heran melihat kinerja Dinas PU.

Ia menilai, menurunnya kinerja Dinas PU Sibolga ini dikarenakan hubungan antara bawahan dengan kepala Dinas PU Marwan Pasaribu tidak bersinergi dengan baik. hasilnya, pekerjaan yang semestinya tidak terjadi bisa menjadi kesalahan fatal. (Ricky)


editor   : raymond simbolon
sumber : hariancentral

Share it:

Kolom SKPD

NEWS

Post A Comment:

0 comments:

Iklan Layanan Masyarakat

Medan-Hariancentral.com: