Proyek Alat Berat Rp4,2 M Diduga Fiktip//kecil

Share it:

MEDAN | CENTRAL
Tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) dan Tipikor Poldasu diminta segera turun jemput bola terkait kasus dugaan proyek fiktip alat berat senilai Rp4,2 miliar di kantor Kementerian PU (Pekerjaan Umum) yang berkantor cabang di Dinas Tata Ruang Pemukiman (Tarukim) Provsu.

Desakan jemput bola untuk penyelidikan itu dilontarkan Ketua Investigasi Barisan Rakyat Pemberantasan Korupsi Provsu, Otti Batubara kepada wartawan di Medan, Selasa (29/3).
“Periksa dan usut  proyek pengadaan alat berat jenis Exavator & bulldozer senilai Rp4,2 miliar sumber dana APBN tahun 2014 Dinastarukim Sumut”, tegas Otti.
Sebab diyakini proyek tersebut terindikasi kegiatan pengadaan fiktip dan mengarah pada dugaan korupsi berjemaah.
Pasalnya, kata Otti, proyek pengadaan tersebut setelah ditelusuri sama sekali tidak ditemukan dimana pendistribusian barang alat berat tersebut.
“Baru-baru ini Tim kami telah mempertanyakan ke masing-masing Ka UPT di Sibolga, Tapteng dan Ka UPT di Pemkab Nias. Barang tersebut dinyatakan tidak ada. Setiap Ka UPT didaerah mengaku tidak mengetahui alat berat itu dikirim kepada siapa”, ungkap Otti.
Baca selengkapnya di harian central hal 1 terbit tgl 30 Maret 2016

Editor : Raymond Simobolon
Sumber : harian central
Share it:

Central kota

NEWS

Post A Comment:

0 comments: