Pendaftaran BPJS Berbelit

Share it:

Warga Tobasa Terpaksa Jadi Pasien Umum//besar

SIANTAR | CENTRAL
 Kabar buruk kembali terjadi bagi pengguna BPJS. Kali ini menimpa pasangan Nasib Mungkur (26) dan Marida Siagian (32), Warga Kecamatan Laguboti, Kelurahan Pasar Lagu Boti, Kabupaten Tobasamosir, Selasa (29/3)
Kepada wartawan, pasangan ini terpaksa harus menjadi pasien umum ketika pendataran BPJS nya di Rumah Sakit Vita Insani tak kunjung ditanggapi.

"Saya di suruh bolak balik ketika hendak mengajukan operasi istriku. Saya jumpai orang BPJS dirumah sakit ini, dibilangnya kalau mau operasi tergantung dokternya, saya jumpai dokternya yang bermarga Ginting, dibilangnya akan mengoperasinya jika BPJSsudah mengcover semua biayanya. Namun saya pergi ke bagian pendaftaran BPJS, malah nga jelas apa jawaban dari orang BPJS," ujarnya di ruang tunggu operasi RS Vita Insani.
Karena tidak jelasnya jawaban pihak BPJStersebut, kata Nasib Mungkur, ia akhirnya mendaftar menjadi pasien umum.
"Udah gak tahan lagi saya liat istri saya, udah lemas. Apalagi kandungan istri saya sudah tidak aktif (diduga meninggal), saya udah takut kenapa-kenapa istri saya. Saya pinjaminlah uang dari keluarga-keluarga supaya cukup biaya operasi istri saya ini," ujarnya.
Mungkur menceritakan bahwa anaknya sudah tidak aktif sejak mereka ke Puskesmas di Balige.
"Kami sebelumnya udah ke Balige, kandungan istri saya sudah tidak aktif lagi. Disarankan lah dibawa kerumah sakit, namun karena sudah sore, mereka bilang tidak usah pakai rujukan. Sampailah saya jam 23:00 WIB semalam disini, dari jam itulah saya urusBPJSnya hingga jam 10:00 WIB tadi, dan saya terpaksa daftar pasien umum dan saya putuskan operasi," ujarnya.
Saat ini, istri Mungkur menjalani operasi di RS Vita Insani, dan belum diketahui secara pasti apakah anaknya sudah meninggal atau tidak.
Mungkur menuturkan bahwa belum menyampaikan hasil USG tidak aktifnya kandungan istrinya tersebut.
"Belum saya sampaikan sama istriku kondisi kandungannya. Saya takut istriku kenapa-napa," ujarnya
Ketika dikonfirmasi kepada Humas RS Vita Insani, Choky Pardede, ia menyampaikan bahwa akan berkordinasi dengan dokter yang menangani kasus tersebut.
"Saya koordinasi dahulu yah, mungkin ini terkait prosedur," ujarnya.
Ket foto: Nasib Mungkur saat menunjukkan kartu BPJS nya di Rumah Sakit Vita Insani. (CENTRAL/TRIBM)
Share it:

Central daerah

NEWS

Post A Comment:

0 comments: