Arsitek Rusia Rancang Menara Ular Kobra

Share it:
NEW YORK | CENTRAL
Melihat ular kobra raksasa di tengah-tengah cakrawala kota mungkin terlihat horor bagi Orang Barat, akan tetapi di banyak negara Asia, ular merupakan simbol kebijaksanaan dan kehidupan abadi. Dilansir dari laman In Habitat, Selasa (15/3), seorang arsitek asal Rusia Vasily Klyukin merancang menara berbentuk ular guna mencerminkan interpretasi positif dan menarik pengembang di Timur Tengah dan Asia. Seekor ular mungkin tampak mengancam di sebagian besar Budaya Barat, namun Budaya Asia melihat ular sebagai tokoh yang positif. Di China, ular dan naga sering  melambangkan hal yang sama dan penjaga kuil, harta, pengetahuan esoteris dan semua dewa bulan.  Menyisihkan makna ini, desain menara berbentuk kobra bertujuan untuk menjadi simbol kebangkitan bagi kota-kota. Bangunan menara memiliki dasar yang berbentuk bundar, kemudian bila melihat semakin ke atas, semakin terlihat seperti tubuh ular dan pada puncaknya melebar membentuk kepala ular ternganga.

Bagian puncak ini bisa menjadi rumah restoran bertingkat atau klub malam. Sedangkan bagian tubuh ular itu sendiri akan menjadi bagian dari rumah kantor atau apartemen. Sementara pola berbentuk berlian di bagian belakang ular adalah simbol dari Yang dan Yin, dualitas dan reunifikasi Matahari dan Bulan, prinsip-prinsip laki-laki dan perempuan, konsiliasi berlawanan, dan androgini. Layaknya ular yang mampu berganti kulit, gedung pencakar langit ini pun akan mampu berubah warna pada malam hari. Klyukin percaya gedung pencakar langit merupakan simbol kemajuan budaya di seluruh dunia. Dia percaya menara ini bisa bertindak dengan cara yang sama, seraya merangkul simbol-simbol yang mewakili ular itu sendiri.

editor : Raymond Simbolon
sumber : internet
Share it:

BUSINESS

Central Bisnis

Post A Comment:

0 comments: